Pengakuan Cantika Terapis Plus Plus: Layani Tamu Wangi hingga Bau Badan
Sabtu, 25 Desember 2021 - 06:30 WIB
Cantika terpaksa menjalani pekerjaan kotor ini karena tidak memiliki keterampilan yang mumpuni. Cantika bekerja sebagai terapis karena diajak oleh kawannya yang satu sekolah dengannya.
Sang kawan mengajak Cantika karena dia lebih dulu bekerja sebagai terapis. Namun, kawan itu tidak bilang kalau tempatnya bekerja adalah tempat pijat plus plus. “Awalnya dia nggak bilang kalau tempatnya bisa begitu. Dia cuma bilang kalau saya jadi terapis pijat,” ujarnya.
Awalnya Cantika menolak, namun karena kondisi keluarga yang tidak berkecukupan, sementara dia tulang punggung yang diharapkan keluarganya setelah lulus sekolah bisa membantu keuangan keluarga. Setelah dipikirkan secara matang, dia menerima rayuan sang kawan untuk bekerja sebagai terapis.
Sang kawan mengajak Cantika karena dia lebih dulu bekerja sebagai terapis. Namun, kawan itu tidak bilang kalau tempatnya bekerja adalah tempat pijat plus plus. “Awalnya dia nggak bilang kalau tempatnya bisa begitu. Dia cuma bilang kalau saya jadi terapis pijat,” ujarnya.
Awalnya Cantika menolak, namun karena kondisi keluarga yang tidak berkecukupan, sementara dia tulang punggung yang diharapkan keluarganya setelah lulus sekolah bisa membantu keuangan keluarga. Setelah dipikirkan secara matang, dia menerima rayuan sang kawan untuk bekerja sebagai terapis.
(jon)