Tangani Kekerasan, Polda Papua Kedepankan Pendekatan ke Masyarakat
Jum'at, 24 Desember 2021 - 06:39 WIB
Mathius menjelaskan, Polri dan TNI sudah sepakat untuk melakukan langkah-langkah yang lebih soft dalam menangani KKB. Meski demikian, dia mengakui pada 2021 ada beberapa kasus aksi KKB yang terjadi di daerah baru atau tak pernah terdengar adanya konflik. Oleh karena itu, pihaknya akan mengantisipasi hal tersebut.
"Untuk itu di 2022 dalam operasi ini tidak ada lagi pengejaran. Kami sudah siapkan agenda yaitu soft approach policing di mana pendekatan ke masyarakat lebih manusiawi," katanya.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua dan lainnya. "Kita akan memisahkan mana masyarakat mana kelompok yang bersebrangan, tentu perlu kerja keras," katanya lagi.
Baca juga: Tak Terima Mobil Mewahnya Diminta Geser, Pria di Medan Pukuli Remaja
Kapolda menjelaskan bahwa pada 2021 sebanyak 27 orang yang tergabung dalam KKB Kepulauan Yapen telah menyatakan diri bergabung dan kembali dalam NKRI.
"Untuk itu di 2022 dalam operasi ini tidak ada lagi pengejaran. Kami sudah siapkan agenda yaitu soft approach policing di mana pendekatan ke masyarakat lebih manusiawi," katanya.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua dan lainnya. "Kita akan memisahkan mana masyarakat mana kelompok yang bersebrangan, tentu perlu kerja keras," katanya lagi.
Baca juga: Tak Terima Mobil Mewahnya Diminta Geser, Pria di Medan Pukuli Remaja
Kapolda menjelaskan bahwa pada 2021 sebanyak 27 orang yang tergabung dalam KKB Kepulauan Yapen telah menyatakan diri bergabung dan kembali dalam NKRI.
Lihat Juga :