DPRD Nilai Penerapan Ganjil Genap Sepeda Motor di Masa Transisi PSBB Tidak Efektif

Selasa, 09 Juni 2020 - 15:45 WIB
Rencana Pemprov DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap terhadap kendaraan bermotor khususnya roda dua pada masa transisi PSBB dinilai tidak akan efektif.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
JAKARTA - Rencana Pemprov DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap terhadap kendaraan bermotor khususnya roda dua pada masa transisi PSBB dinilai tidak akan efektif. Pasalnya, penggunaan sepeda motor justru dapat memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan, meski pemberlakukan ganjil genap terhadap sepeda motor menunggu evaluasi masa transisi selama sepekan, namun dia tidak sepakat dengan rencana tersebut. Menurutnya, pengguna motor merupakan masyarakat kalangan menengah ke bawah yang bila diberlakukan akan berdampak ekonomi kepada mereka.



Selain itu, Azis menilai, kendaraan pribadi seperti motor, dapat membantu dalam memutus mata rantai penularan penyebaran virus corona di Jakarta. Beda dengan kendaraan umun yang berpotensi menimbulkan penularan karena kerap terjadi penumpukan dan tak ada jaga jarak.

"kendaraan roda dua itu kan transportasi untuk kalangan menengah ke bawah. Kalau dibatasi bagaimana roda ekonomi berputar," kata Azis kepada wartawan, Selasa (9/6/2020). (Baca: Lebih Menarik dari Tawaran New Normal, Anggota DPR Ini Dukung Ganjil Genap di DKI)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!