Eks Raja Spanyol Diselidiki soal Suap Kereta Peluru Makkah-Madinah
Selasa, 09 Juni 2020 - 13:33 WIB
(Baca: Pangeran Arab Saudi Meninggal Diduga karena Covid-19)
Juan Carlos adalah pemimpin yang populer saat ia membantu transisi Spanyol ke demokrasi pada akhir 1970-an. Tetapi selama satu dekade terakhir, skandal keuangannya telah mengikis popularitas itu.
Dua proposal untuk membuka penyelidikan parlemen terhadap Carlos berakhir dengan kegagalan setelah beberapa legislator menolaknya.
Jaksa penuntut Swiss juga menyelidiki rekening yang dioperasikan untuk Juan Carlos. Rekening itu menunjukkan ada uang USD100 juta (£77 juta) yang ditransfer oleh Raja Arab Saudi; Abdullah bin Abdulaziz al-Saud semasa hidup. Raja Saudi itu meninggal 2015 dan digantikan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Pada bulan Maret, Raja Felipe VI menolak warisan apa pun di masa depan dari ayahnya menyusul laporan bahwa ia disebut sebagai ahli waris untuk sebagian dari uang transferan itu. Dia membantah mengetahui dana tersebut.
Juan Carlos adalah pemimpin yang populer saat ia membantu transisi Spanyol ke demokrasi pada akhir 1970-an. Tetapi selama satu dekade terakhir, skandal keuangannya telah mengikis popularitas itu.
Dua proposal untuk membuka penyelidikan parlemen terhadap Carlos berakhir dengan kegagalan setelah beberapa legislator menolaknya.
Jaksa penuntut Swiss juga menyelidiki rekening yang dioperasikan untuk Juan Carlos. Rekening itu menunjukkan ada uang USD100 juta (£77 juta) yang ditransfer oleh Raja Arab Saudi; Abdullah bin Abdulaziz al-Saud semasa hidup. Raja Saudi itu meninggal 2015 dan digantikan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Pada bulan Maret, Raja Felipe VI menolak warisan apa pun di masa depan dari ayahnya menyusul laporan bahwa ia disebut sebagai ahli waris untuk sebagian dari uang transferan itu. Dia membantah mengetahui dana tersebut.
Lihat Juga :