Anies Baswedan Imbau Umat Islam Ibadah Ramadhan di Rumah
Kamis, 23 April 2020 - 06:11 WIB
"Ramadhan kali ini mungkin mirip dengan Ramadhan pada saat Nabi Besar Muhammad SAW. Pada saat itu, semua tidak dikerjakan di masjid. Sempat tarawih di masjid, tapi kemudian tarawih di rumah. Buka puasa juga di rumah. Kegiatan peribadatan di rumah. Semua tidak dilakukan di masjid. Kali ini, kita mendapatkan kesempatan untuk memasuki bulan suci Ramadhan di dalam suasana yang mirip dengan suasana itu. Ini kesempatan bagi kita," ujar Anies.
Meski dilakukan di rumah, mantan Mendikbud itu menganjurkan agar masyarakat tetap semangat untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus memerangi pandemi Covid-19.
"Mari kita jalankan ibadah di bulan suci Ramadhan itu dengan juga menjaga, mencegah penularan Covid-19. Dan ini sesungguhnya adalah kesempatan untuk kita mengukur. Mengukur kemampuan kita mengendalikan hawa nafsu, kemampuan kita untuk meningkatkan peribadatan," imbuh Anies.
Lebih lanjut, Anies berharap agar bulan suci Ramadhan yang bersamaan dengan PSBB ini dapat berjalan dengan baik dan dapat mengajarkan masyarakat tentang nilai ketakwaan yang baru.
"Pandang ini, perpanjangan PSBB ini, sebagai kesempatan untuk mengeratkan di dalam meningkatkan ketakwaan di dalam keluarga. Karena semua dikerjakan bersama-sama. Yang pimpin tarawih ayahnya. Tadarus bersama ayahnya, bersama ibunya. Suasana yang amat berbeda. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah bulan suci Ramadhan yang betul-betul meningkatkan kegiatan peribadatan di tingkat keluarga dengan baik," tutup Anies.
Meski dilakukan di rumah, mantan Mendikbud itu menganjurkan agar masyarakat tetap semangat untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus memerangi pandemi Covid-19.
"Mari kita jalankan ibadah di bulan suci Ramadhan itu dengan juga menjaga, mencegah penularan Covid-19. Dan ini sesungguhnya adalah kesempatan untuk kita mengukur. Mengukur kemampuan kita mengendalikan hawa nafsu, kemampuan kita untuk meningkatkan peribadatan," imbuh Anies.
Lebih lanjut, Anies berharap agar bulan suci Ramadhan yang bersamaan dengan PSBB ini dapat berjalan dengan baik dan dapat mengajarkan masyarakat tentang nilai ketakwaan yang baru.
"Pandang ini, perpanjangan PSBB ini, sebagai kesempatan untuk mengeratkan di dalam meningkatkan ketakwaan di dalam keluarga. Karena semua dikerjakan bersama-sama. Yang pimpin tarawih ayahnya. Tadarus bersama ayahnya, bersama ibunya. Suasana yang amat berbeda. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah bulan suci Ramadhan yang betul-betul meningkatkan kegiatan peribadatan di tingkat keluarga dengan baik," tutup Anies.
(maf)
Lihat Juga :