Ratu Sanjaya, Sang Penguasa Mataram Kuno Cikal Bakal Mpu Sindok hingga Airlangga
Minggu, 12 Desember 2021 - 05:35 WIB
Mengetahui adanya kudeta di Kerajaan Galuh, Ratu Sanjaya yang saat itu menjadi penguasa daerah Mataram kemudian memilih memberontak dan mendirikan Kerajaan Medang atau Mataram Kuno yang merdeka dari pengaruh Kerajaan Galuh.
Selepas pemerintahan Ratu Sanjaya yang berkuasa pada periode 732-760, maka diteruskan oleh raja-raja Kerajaan Mataram Kuno selanjutnya.
Foto/Ist
Kerajaan Mataram Kuno yang berkuasa selama 274 tahun yakni 732-1006 diperintah oleh raja-raja dari tiga dinasti yang berbeda.
Ketiga dinasti itu yakni Wangsa Sanjaya, Wangsa Sailendra hingga Wangsa Ishana.
Saat diperintah oleh Wangsa Sanjaya yang menganut agama Hindu dengan menurunkan delapan raja, Kerajaan Mataram Kuno meninggalkan bangunan megah yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.
Salah satunya yakni Candi Prambanan di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah. Candi Hindu ini dibangun pada pemerintahan Rakai Pikatan, atau tepat setelah Ratu Sanjaya lengser.
Selepas pemerintahan Ratu Sanjaya yang berkuasa pada periode 732-760, maka diteruskan oleh raja-raja Kerajaan Mataram Kuno selanjutnya.
Foto/Ist
Kerajaan Mataram Kuno yang berkuasa selama 274 tahun yakni 732-1006 diperintah oleh raja-raja dari tiga dinasti yang berbeda.
Ketiga dinasti itu yakni Wangsa Sanjaya, Wangsa Sailendra hingga Wangsa Ishana.
Saat diperintah oleh Wangsa Sanjaya yang menganut agama Hindu dengan menurunkan delapan raja, Kerajaan Mataram Kuno meninggalkan bangunan megah yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.
Salah satunya yakni Candi Prambanan di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah. Candi Hindu ini dibangun pada pemerintahan Rakai Pikatan, atau tepat setelah Ratu Sanjaya lengser.
Lihat Juga :