Digelar 2 Minggu, Program JBL di Jakarta Selatan Raup Omzet Rp105 Juta
Jum'at, 10 Desember 2021 - 14:30 WIB
Program Jumat Beli Lokal (JBL) di Jakarta Selatan melampaui ekspektasi para pelaku usaha dan penyelenggara acara. Foto: MNC Portal/Ari Sandita Murti
JAKARTA - Program Jumat Beli Lokal (JBL) di wilayah Jakarta Selatan melampaui ekspektasi para pelaku usaha dan penyelenggara acara. Dua minggu digelar, event tersebut mampu meraup omzet Rp105 juta dengan total penjualan 3.484 produk.
Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin bahkan menginginkan program JBL segera dipatenkan. Pasalnya, kegiatan yang digelar sejak 26 November dan berakhir pada 5 Desember 2021 itu menarik animo masyarakat yang cukup besar. Hal itu ditandai denganlaku nya berbagai produk yang dijajakan. Baca juga: Kolaborasi Jakpreneur dan Market Place, Jumat Beli Lokal di Jakpus Banjir Pesanan
"Sistem penjualan yang bekerja sama dengan Tokopedia dikasih range waktu segitu dan sosialisasi yang masif tercapai hasil yang maksimal. Berarti kita minta nanti agar program ini, penjualan model kemarin itu, untuk diberikan ruang yang lebih lama lagi. Malah kalau bisa dipatenkan program itu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).
Menurutnya, dengan dipatenkan program tersebut nantinya masyarakat bisa membeli produk kapan saja. Tidak hanya itu, sia juga ingin melibatkan pelaku UMKM yang masuk Jakpreneur untuk diundang.
Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin bahkan menginginkan program JBL segera dipatenkan. Pasalnya, kegiatan yang digelar sejak 26 November dan berakhir pada 5 Desember 2021 itu menarik animo masyarakat yang cukup besar. Hal itu ditandai denganlaku nya berbagai produk yang dijajakan. Baca juga: Kolaborasi Jakpreneur dan Market Place, Jumat Beli Lokal di Jakpus Banjir Pesanan
"Sistem penjualan yang bekerja sama dengan Tokopedia dikasih range waktu segitu dan sosialisasi yang masif tercapai hasil yang maksimal. Berarti kita minta nanti agar program ini, penjualan model kemarin itu, untuk diberikan ruang yang lebih lama lagi. Malah kalau bisa dipatenkan program itu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).
Menurutnya, dengan dipatenkan program tersebut nantinya masyarakat bisa membeli produk kapan saja. Tidak hanya itu, sia juga ingin melibatkan pelaku UMKM yang masuk Jakpreneur untuk diundang.
Lihat Juga :