Antrean Penumpang KRL Commuter Line Mengular di Stasiun Bogor
Senin, 08 Juni 2020 - 08:02 WIB
Bahkan, ada juga calon penumpang di akun media sosialnya yang mengaku kecewa dengan sikap ketus dari petugas saat ditanya tentang sistem antrean ini. "Nanya baik-baik ke petugas Stasiun Bogor tapi di jawabnya nyolot. Pak, saya faham mengatur penumpang dengan kondisi antrean masuk luar biasa itu enggak mudah. Tapi bapa juga harus sadar, bapak kerja di bidang jasa. Saya masih berbaik-hati untuk tidak sebut nama ya," keluh Suryana, calon penumpang lainnya.
Sementara itu, VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan sudah memprediksi munculnya keluhan tentang suasana antrean di stasiun-stasiun. Ia pun menyangkan perusahaan-perusahaan tidak menerapkan sistem shifting pada karyawannya.
"Jalur Bogor headway sudah maksimal. Antrean sudah kami prediksi terjadi karena ada pembatasan masuk stasiun peron dan KRL untuk #JagaJarak baiknya memang kantor bisa memberlakukan shifting," kata Anne. (Baca juga: Siap Bekerja ala Ninja)
Menurut dia, kemungkinan adanya antrean pengguna sehubungan aturan jaga jarak aman dan batasan kapasitas di dalam kereta bisa saja terjadi. Agar tidak tergesa-gesa dalam menggunakan KRL, KCI mengimbau para pengguna merencakanan perjalanan dengan cermat.
Pihak PT KCI selama ini tidak mengurangi jarak waktu antar kereta atau headway terutama pada jam-jam sibuk. "Di lintas Bogor, headway pada jam sibuk tetap 5 menit dengan 124 perjalanan KRL pada jam sibuk pagi hari dan 126 perjalanan pada sore hari," pungkasnya.
Sementara itu, VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan sudah memprediksi munculnya keluhan tentang suasana antrean di stasiun-stasiun. Ia pun menyangkan perusahaan-perusahaan tidak menerapkan sistem shifting pada karyawannya.
"Jalur Bogor headway sudah maksimal. Antrean sudah kami prediksi terjadi karena ada pembatasan masuk stasiun peron dan KRL untuk #JagaJarak baiknya memang kantor bisa memberlakukan shifting," kata Anne. (Baca juga: Siap Bekerja ala Ninja)
Menurut dia, kemungkinan adanya antrean pengguna sehubungan aturan jaga jarak aman dan batasan kapasitas di dalam kereta bisa saja terjadi. Agar tidak tergesa-gesa dalam menggunakan KRL, KCI mengimbau para pengguna merencakanan perjalanan dengan cermat.
Pihak PT KCI selama ini tidak mengurangi jarak waktu antar kereta atau headway terutama pada jam-jam sibuk. "Di lintas Bogor, headway pada jam sibuk tetap 5 menit dengan 124 perjalanan KRL pada jam sibuk pagi hari dan 126 perjalanan pada sore hari," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :