Miris, Sampah Plastik di Bali Kebanyakan Botol Bekas
Minggu, 05 Desember 2021 - 07:19 WIB
Sampah plastik di Bali didominasi botol bekas terbawa arus sungai hingga ke laut. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
DENPASAR - Sampah plastik di Bali didominasi botol bekas. Hal itu terungkap dalam laporan bertajuk River Plastic 001 yang dirilis Sungai Watch, organisasi nirlaba di Bali.
Laporan itu merupakan hasil pemeriksaan atas 5,2 ton sampah plastik yang terkumpul dalam aksi bersih-bersih selama Agustus hingga September di 8 lokasi di Bali.
Baca juga: Evolusi Perilaku Manusia Diperlukan untuk Atasi Masalah Sampah Plastik di Indonesia
"Kami sungguh meyakini kekuatan data untuk memulai sebuah percakapan dengan korporasi, distributor, pemerintah dan konsumen," kata inisiator Sungai Wacth, Gery Bencheghib dalam pengantar laporannya, dikutip Sabtu (5/12/2021).
Dalam laporan itu disebutkan ada lima jenis sampah yang paling banyak mencemari sungai. Di antaranya yakni botol plastik, gelas plastik sekali pakai, sampah kaleng dan logam, kantong plastik, sandal, serta styrofoam dan plastik keras.
Laporan itu merupakan hasil pemeriksaan atas 5,2 ton sampah plastik yang terkumpul dalam aksi bersih-bersih selama Agustus hingga September di 8 lokasi di Bali.
Baca juga: Evolusi Perilaku Manusia Diperlukan untuk Atasi Masalah Sampah Plastik di Indonesia
"Kami sungguh meyakini kekuatan data untuk memulai sebuah percakapan dengan korporasi, distributor, pemerintah dan konsumen," kata inisiator Sungai Wacth, Gery Bencheghib dalam pengantar laporannya, dikutip Sabtu (5/12/2021).
Dalam laporan itu disebutkan ada lima jenis sampah yang paling banyak mencemari sungai. Di antaranya yakni botol plastik, gelas plastik sekali pakai, sampah kaleng dan logam, kantong plastik, sandal, serta styrofoam dan plastik keras.
Lihat Juga :