Gubernur Khofifah Ajak Belanda Kerjasama Bidang Pengelolaan Air
Senin, 29 November 2021 - 09:33 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda Untuk Indonesia Mr. Lambert Grijns di Gedung Negara Grahadi Surabaya.Foto/Lukman Hakim
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Jatim) Khofifah Indar Parawansa berharap ada kerjasama sistem pengelolaan air (water management system) dengan Kerajaan Belanda. Mengingat, Kerajaan Belanda terkenal dengan pengelolaan air (water management) yang sangat baik.
Pemerintah Belanda memiliki water management system yang bagus. Kami harapkan ada penguatan dari tim yang ada di Jatim untuk water management system khususnya terkait sistem irigasi air, kata Khofifah saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda Untuk Indonesia Mr. Lambert Grijns di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Baca juga: Diguyur Hujan Gerimis, Mensos Risma Temui Remaja Korban Pemerkosaan dan Perundungan
Menurut Khofifah, salah satu yang bisa dilakukan kerjasama dalam manajemen air yaitu teknologi sistem irigasi sektor pertanian, perikanan dan perkebunan serta membangun energi terbarukan menggunakan sumber daya air (hydro power). "Ini penting dilakukan mengingat Jatim memiliki sumber daya air yang saat ini terkanalisasi dalam beberapa bendungan," ujarnya.
Pemerintah Belanda memiliki water management system yang bagus. Kami harapkan ada penguatan dari tim yang ada di Jatim untuk water management system khususnya terkait sistem irigasi air, kata Khofifah saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda Untuk Indonesia Mr. Lambert Grijns di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Baca juga: Diguyur Hujan Gerimis, Mensos Risma Temui Remaja Korban Pemerkosaan dan Perundungan
Menurut Khofifah, salah satu yang bisa dilakukan kerjasama dalam manajemen air yaitu teknologi sistem irigasi sektor pertanian, perikanan dan perkebunan serta membangun energi terbarukan menggunakan sumber daya air (hydro power). "Ini penting dilakukan mengingat Jatim memiliki sumber daya air yang saat ini terkanalisasi dalam beberapa bendungan," ujarnya.
Lihat Juga :