Vale Indonesia Jaga Ekosistem dan Merawat Peradaban

Senin, 18 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Aktivitas pekerja di kawasan perawatan bibit tanaman PT Vale Indonesia Tbk, Sorowako, Sabtu (16/10/2021). Vale telah melakukan rehabilitasi dengan menanam berbagai jenis tanaman di atas lahan seluas 4.300 hektare. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
LUWU TIMUR - PT Vale Indonesia Tbk memiliki taman tambang tak jauh dari kawasan perawatan bibit tanaman/nursery di salah satu wilayah konsesinya di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Taman ini dulunya adalah area bekas lahan tambang yang kini telah "disulap" menjadi seperti area hutan kota seluas 4 hektare.



Baca juga:Executive IGP Tinjau Pembangunan PT Vale di Bahodopi-Pomalaa

Hingga saat ini Vale telah melakukan rehabilitasi dengan cara menanam berbagai jenis tanaman di atas lahan yang sudah dibuka seluas 4.300 hektare.

Tiap 1 hektare lahan yang dilakukan rehabilitasi, ditanam 400 pohon, yang sebagiannya dilengkapi dengan 1.000 pohon lokal. Tahun ini jumlah luas lahan yang ditanami pohon adalah 55 hektare, sementara tahun depan ditargetkan mencapai 70 hektar.

Sudah lebih dari setengah abad, PT Vale Indonesia Tbk ikut merawat peradaban Indonesia dengan segala konsistensi kontribusinya.

Baca juga:PT Vale Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Pelaporan Berkelanjutan

Vale Indonesia merupakan perusahaan pemegang kontrak karya kerja sama (KKKS) komoditas tambang nikel, yang area konsesinya mencakup 118.435 hektare.

Selain melakukan aktivitas penambangan, Vale Indonesia juga melakukan upaya-upaya dalam penjagaan lingkungan. Vale menginvestasikan US$ 100 juta dalam proyek pengurangan partikulat emisi dengan pemanfaatan teknologi.

Vale membangun sistem pengelolaan air limbah, merehabilitasi ratusan hektare lahan, dan merintis berbagai program terpadu pengembangan masyarakat.

Baca juga:PT Vale Selesaikan Transaksi Divestasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!