Pengusaha Hotel dan Restoran Apresiasi Bupati JR Saragih Buka Parapat Kembali
Sabtu, 06 Juni 2020 - 14:09 WIB
"Protokol pencegahan Covid 19 bagi pengunjung wajib dipatuhi dan menjadi syarat pelayanan, penyiapan tempat cuci tangan, memakai masker, dan juga sudah dicantumkan batasan maksimal jumlah tempat duduk di dalam restoran atau secara sadar mengurangi jumlah tempat duduk, dan menempelkan pengumuman jumlah maksimal kapasitas tempat duduk menjadi 35 dari 100 tempat duduk sebelumnya," ujar Zuraini.
Begitu juga GM Hotel Inna Parapat, Pardomuan Siregar, menyampaikan sudah membuat kebijakan langsung dalam mendukung new normal dan para tamu hotel nantinya akan dilakukan pengukuran suhu tubuh, dan disediakan tempat cuci tangan, penyiapan ruang tunggu, pelayanan makan ke kamar masing-masing, hingga penyiapan ruang isolasi sementara menunggu pengantaran ke RS Parapat, jika ditemukan nantinya kasus pada tamu hotel. (Baca juga : Wisata Danau Toba di Parapat Dibuka Kembali, PAD Ditarget Rp500 Juta per Bulan )
Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Simalungun, Akmal H Siregar menambahkan Bupati JR Saragih, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, yang dihadiri langsung Ketua DPRD Timbul Jaya Sibarani, Danrindam I/BB Kol Inf Dwi Lagan Safrudin, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, Dandim 0207, Letkol (Inf) Frans Kishin Panjaitan, Sekdakab Simalungun Mixnon A Simamora, S.I.P, M.Si serta pimpinan OPD dan Camat, menyampaikan pemerintah daerah mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat yang tengah membuat rencana uji coba atau simulasi penerapan skenario new normal.
Menurut Akmal Parapat dijadikan lokasi uji coba, karena daerah tersebut merupakan daerah wisata yang terintegrasi dengan beberapa kabupaten dan kota serta tidak bisa dipisahkan sebagai pintu gerbang ke kawasan Danau Toba.
Begitu juga GM Hotel Inna Parapat, Pardomuan Siregar, menyampaikan sudah membuat kebijakan langsung dalam mendukung new normal dan para tamu hotel nantinya akan dilakukan pengukuran suhu tubuh, dan disediakan tempat cuci tangan, penyiapan ruang tunggu, pelayanan makan ke kamar masing-masing, hingga penyiapan ruang isolasi sementara menunggu pengantaran ke RS Parapat, jika ditemukan nantinya kasus pada tamu hotel. (Baca juga : Wisata Danau Toba di Parapat Dibuka Kembali, PAD Ditarget Rp500 Juta per Bulan )
Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Simalungun, Akmal H Siregar menambahkan Bupati JR Saragih, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, yang dihadiri langsung Ketua DPRD Timbul Jaya Sibarani, Danrindam I/BB Kol Inf Dwi Lagan Safrudin, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, Dandim 0207, Letkol (Inf) Frans Kishin Panjaitan, Sekdakab Simalungun Mixnon A Simamora, S.I.P, M.Si serta pimpinan OPD dan Camat, menyampaikan pemerintah daerah mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat yang tengah membuat rencana uji coba atau simulasi penerapan skenario new normal.
Menurut Akmal Parapat dijadikan lokasi uji coba, karena daerah tersebut merupakan daerah wisata yang terintegrasi dengan beberapa kabupaten dan kota serta tidak bisa dipisahkan sebagai pintu gerbang ke kawasan Danau Toba.
(nfl)
Lihat Juga :