Jelang Natal dan Tahun Baru, Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Covid-19
Sabtu, 20 November 2021 - 19:12 WIB
Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan Bencana di Kecamatan Sabbang, Jumat (19/11/2021) kemarin, di Lapangan Kantor Camat Sabbang. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
LUWU UTARA - Sekda Kabupaten Luwu Utara, Armiadi, mengingatkan potensi terjadinya gelombang ketiga penularan Covid-19 di Luwu Utara jelang natal dan tahun baru (nataru). Kata dia, gelombang ketiga Covid-19 bisa saja terjadi jika masyarakat abai dan melonggarkan protokol kesehatan , utamanya dalam memakai masker.
Warning ini disampaikan Sekda saat memimpin Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan Bencana di Kecamatan Sabbang, Jumat (19/11/2021) kemarin, di Lapangan Kantor Camat Sabbang.
Baca juga: Antisipasi Liburan Natal dan Tahun Baru, Vaksinasi Perlu Dipercepat
“Kita sadar betul bahwa ada pengalaman di mana pada gelombang pertama ternyata kasus melandai dan kita sempat lengah yang mengakibatkan munculnya gelombang kedua yang justru lebih hebat dibanding gelombang pertama,” ujar Armiadi mengingatkan.
Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk tetap mewaspadai potensi terjadinya penularan Covid-19 gelombang ketiga yang diperkirakan bakal terjadi pada bulan Desember 2021 dan Januari 2022. Mengingat pada bulan itu bakal terjadi peningkatan mobilitas penduduk saat perayaan nataru.
Warning ini disampaikan Sekda saat memimpin Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan Bencana di Kecamatan Sabbang, Jumat (19/11/2021) kemarin, di Lapangan Kantor Camat Sabbang.
Baca juga: Antisipasi Liburan Natal dan Tahun Baru, Vaksinasi Perlu Dipercepat
“Kita sadar betul bahwa ada pengalaman di mana pada gelombang pertama ternyata kasus melandai dan kita sempat lengah yang mengakibatkan munculnya gelombang kedua yang justru lebih hebat dibanding gelombang pertama,” ujar Armiadi mengingatkan.
Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk tetap mewaspadai potensi terjadinya penularan Covid-19 gelombang ketiga yang diperkirakan bakal terjadi pada bulan Desember 2021 dan Januari 2022. Mengingat pada bulan itu bakal terjadi peningkatan mobilitas penduduk saat perayaan nataru.
Lihat Juga :