Diabadikan Nama Jalan di Bogor, Berikut 5 Fakta tentang Tirto Adhi Soerjo

Rabu, 10 November 2021 - 15:51 WIB
Dalam buku 'Pers Pergerakan dan Kebangsaan' yang ditulis Iswara Noor Raditya Akbar, disebutkan kritik-ktritik Tirto melalui tulisan pemberitaan benar-benar membuat gerah pejabat kolonial Belanda saat itu.

5. Ungkap kisah cinta para nyai.

Surat kabar Medan Prijaji yang diterbitkan Tirto pada tahun 1907 tidak hanya berisi kritikan kepada Pemerintah Kolonial. Dalam rubriknya ternyata ada cerita roman fiksi yang dimuat bersambung. Cerita roman yang ditulis Tirto merupakan gambaran kehidupan pada masa itu.

Temanya adalah kisah cinta para nyai atau wanita simpanan dengan segala intriknya. Cukup banyak bumbu seks yang disuguhkan dalam tulisan. Namun hal itu bukan pornografi, karena dianggap lumrah dalam kehidupan masyarakat saat itu.

Sumber: ensiklopedia.kemdikbud/Diolah dari berbagai sumber

(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!