Obat Tradisional Jadi Alternatif Pelayanan Kesehatan di RSMH Palembang
Selasa, 09 November 2021 - 10:49 WIB
Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang saat ini menjadi rumah sakit pertama di Sumatera Selatan yang telah menerapkan layanan medis kesehatan menggunakan obat tradisional.Foto/dok
PALEMBANG - Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang saat ini menjadi rumah sakit pertama di Sumatera Selatan yang telah menerapkan layanan medis kesehatan menggunakan obat tradisional .
Direktur Utama RSMH Palembang, Bambang Eko Sunaryoto mengatakan, pengobatan menggunakan obat-obatan tradisional menjadi alternatif dalam memberikan pelayanan kesehatan selain pengobatan menggunakan obat bahan kimia.
Baca juga: Melawan Polisi Saat akan Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Muratara Didor
Dijelaskan Bambang, obat tradisional yang digunakan meliputi ramuan herbal rempah-rempah untuk pengobatan berbagai penyakit, seperti jamu-jamuan dan minyak oles yang sebelumnya sudah melewati proses penelitian sehingga aman untuk digunakan.
"Penggunaan obat tradisional seperti jamu-jamuan sudah kami terapkan kepada pasien yang membutuhkan pelayanan," ujar Bambang, Selasa (9/11/2021).
Menurutnya, penggunaan obat tersebut sifatnya lebih kepada pencegahan dan penguatan daya tahan tubuh selebihnya masih menggunakan obat kimia, dengan kadar yang telah ditentukan sesuai kebutuhan pasien.
Direktur Utama RSMH Palembang, Bambang Eko Sunaryoto mengatakan, pengobatan menggunakan obat-obatan tradisional menjadi alternatif dalam memberikan pelayanan kesehatan selain pengobatan menggunakan obat bahan kimia.
Baca juga: Melawan Polisi Saat akan Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Muratara Didor
Dijelaskan Bambang, obat tradisional yang digunakan meliputi ramuan herbal rempah-rempah untuk pengobatan berbagai penyakit, seperti jamu-jamuan dan minyak oles yang sebelumnya sudah melewati proses penelitian sehingga aman untuk digunakan.
"Penggunaan obat tradisional seperti jamu-jamuan sudah kami terapkan kepada pasien yang membutuhkan pelayanan," ujar Bambang, Selasa (9/11/2021).
Menurutnya, penggunaan obat tersebut sifatnya lebih kepada pencegahan dan penguatan daya tahan tubuh selebihnya masih menggunakan obat kimia, dengan kadar yang telah ditentukan sesuai kebutuhan pasien.
Lihat Juga :