Rapid Test di Warung Kopi, Enam Pengunjung Reaktif

Jum'at, 05 Juni 2020 - 01:05 WIB
Kali ini, lanjutnya, selain melakukan opsgab bersama TNI dan Polri, petugas gabungan juga menggelar rapid test yang langsung digunakan memeriksa masyarakat yang sedang berada warung kopi.

Berdasarkan data yang ada, dari 86 orang yang menjalani rapid ters, enam orang di antaranya hasilnya reaktif. Sutiaji langsung meminta enam orang tersebut untuk melakukan karantina mandiri.

"Kami memberikan pilihan untuk melakukan karantina mandiri di rumah dengan pengawasan dari pihak kelurahan dan puskesmas setempat. Apabila dinyatakan tidak disiplin atau tidak mampu melaksanakan karantina secara ketat, maka mereka akan kami masukkan ke rumah isolasi yang telah kami sediakan," tegas Sutiaji.

Sementara itu, kafe tempat nongkrong yang juga menjadi tempat pelaksanaan rapid test mendapatkan sanksi tegas. Kafe tersebut akan di tutup selama tiga hari ke depan, untuk selanjutnya disemprot desinfektan dan diberikan masa tenang.

"Ke depan, kafe ini diperbolehkan buka kembali, namun harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, para pegawainya pun diwajibkan untuk menggunakan masker, sarung tangan dan face shield," tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!