Oknum Teknisi Curi 18 Baterai Aki Tower Telkom di Natuna
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 06:39 WIB
"Betul, itu cerita lama. Bahkan warga juga turut membeli, tapi warga bukan sebagai penadah melainkan mereka membeli untuk keperluan pribadinya saja," tuturnya.
Menurutnya, warga merasa was-was saat membeli barang itu dan mereka mengatakan tertipu oleh oknum tersebut karena barang yang semahal itu dijual dengan harga murah dan diatasnamakan barang bekas.
"Jadi warga ini percaya dengan penjelasan oknum itu, apalagi mengenal yang bersangkutan sebagai teknisi tower. Belum lagi barangnya dijual dengan harga satu juta. Jadi warga tergiur," paparnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui ada atau tidaknya penadah barang curian tersebut. Pasalnya isu yang beredar, ada seorang penadah yang berpengaruh di Kabupaten Natuna.
"Nah itu yang saya tidak paham. Kalau menurut pemahaman saya yang namanya penadah itu, membeli barang curian untuk dijual kembali dan biasanya dalam jumlah besar, tidak seperti warga yang cuma beli satu biji. Saya tidak tahu, apakah ada penadah atau tidak," jelasnya. Baca: Heboh! HP Kapolresta Pasuruan Dibanjiri Keluhan Warga Bekasi.
Menurutnya, warga merasa was-was saat membeli barang itu dan mereka mengatakan tertipu oleh oknum tersebut karena barang yang semahal itu dijual dengan harga murah dan diatasnamakan barang bekas.
"Jadi warga ini percaya dengan penjelasan oknum itu, apalagi mengenal yang bersangkutan sebagai teknisi tower. Belum lagi barangnya dijual dengan harga satu juta. Jadi warga tergiur," paparnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui ada atau tidaknya penadah barang curian tersebut. Pasalnya isu yang beredar, ada seorang penadah yang berpengaruh di Kabupaten Natuna.
"Nah itu yang saya tidak paham. Kalau menurut pemahaman saya yang namanya penadah itu, membeli barang curian untuk dijual kembali dan biasanya dalam jumlah besar, tidak seperti warga yang cuma beli satu biji. Saya tidak tahu, apakah ada penadah atau tidak," jelasnya. Baca: Heboh! HP Kapolresta Pasuruan Dibanjiri Keluhan Warga Bekasi.
Lihat Juga :