Warga Simalungun Kecewa Janji Kartu Sikerja Bupati Tak Masuk RPJMD
Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:39 WIB
Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga memperlihatan kartu Sikerja yang dapat dimanfaatkan memperoleh modal usaha hingga Rp 50 juta. Foto SINDOnews
SIMALUNGUN - Kartu Sikerja yang dijanjikan Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dan H Zonny Waldy saat kampanye Pilkada 2020 dipastikan tidak akan terealisasi selama 5 tahun ke depan.Warga Simalungun pun kecewa karena dibohongi.
Pasalnya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang disahkan DPRD Simalungun, melalui peraturan daerah (Perda) belum lama ini, program kartu Sikerja tidak termasuk dalam program pembangunan daerah selama 5 tahun ke depan. Baca juga: Kartu Sikerja Belum Terealisasi, Bupati RHS Janjikan Lagi PAD Rp 600 Miliar
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, Kamis (28/10/2021) mengakui bahwa program Sikerja tidak masuk dalam RPJMD. "Jika tidak masuk dalam RPJMD berarti program kartu Sikerja tidak akan terealisasi 5 tahun ke depan," ujar Bernhard.
Menanggapi tidak masuknya program kartu Sikerja dalam RPJMD Kabupaten Simalungun, Direktur Masyarakat Peduli Simalungun (MPS), Marsono Purba mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan Bupati Radiapoh dan Wakil Bupati Zonny Waldy melupakan janji kampanyenya kepada masyarakat yang memilihnya pada Pilkada 2020 lalu.
Pasalnya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang disahkan DPRD Simalungun, melalui peraturan daerah (Perda) belum lama ini, program kartu Sikerja tidak termasuk dalam program pembangunan daerah selama 5 tahun ke depan. Baca juga: Kartu Sikerja Belum Terealisasi, Bupati RHS Janjikan Lagi PAD Rp 600 Miliar
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, Kamis (28/10/2021) mengakui bahwa program Sikerja tidak masuk dalam RPJMD. "Jika tidak masuk dalam RPJMD berarti program kartu Sikerja tidak akan terealisasi 5 tahun ke depan," ujar Bernhard.
Menanggapi tidak masuknya program kartu Sikerja dalam RPJMD Kabupaten Simalungun, Direktur Masyarakat Peduli Simalungun (MPS), Marsono Purba mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan Bupati Radiapoh dan Wakil Bupati Zonny Waldy melupakan janji kampanyenya kepada masyarakat yang memilihnya pada Pilkada 2020 lalu.
Lihat Juga :