Bupati Karawang Diminta Positif Sikapi Kritik Masyarakatnya
Minggu, 24 Oktober 2021 - 16:57 WIB
"Program pembangunan yang menyentuh kehidupan rakyat ditunda karena covid-19 dengan adanya refocusing anggaran. Namun disisi lain, pemerintah malah membeli mobil mewah untuk keperluan dinas. Harusnya ini bisa ditunda, tapi pemerintah tidak mau mendengar hingga akhirnya menimbulkan kegaduhan," katanya.
Menurut Nace, pengadaan mobil mewah menjadi pemicu kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah. Kemudian ditambah lagi dengan status Karawang yang masuk dalam daftar 5 besar kemiskinan ekstrim di Jawa Barat dan sejumlah sekolah roboh menjadi santapan empuk buat mengkritis pemerintah kabupaten Karawang.
"Ini kan semacam akumulasi kekecewaan karena mereka tidak didengar sehingga melampiaskan kritik melalui media sosial. Pastinya ini menjadi liar karena bisa dimanfaatkan pihak lain," katanya.
Nace mengatakan, solusi terbaik yaitu Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana segera memperbaiki pemerintahannya agar bekerja lebih maksimal.
Salah kebijakan yang harus dibenahi yaitu segera mengisi kekosongan jabatan eselon dua. Bupati Cellica saat ini masih mempertahankan kebijakan rangkap jabatan dengan mengisi kekosongan itu melalui pejabat Plt. "Ada sekitar 10 jabatan kosong dirangkap oleh pejabat lain, ini tidak baik dan tidak akan maksimal bekerja rangkap," katanya. Baca: Geger, Warga Tasikmalaya Temukan Mayat Bayi di Semak-semak Tanjakan Gentong.
Menurut Nace, pengadaan mobil mewah menjadi pemicu kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah. Kemudian ditambah lagi dengan status Karawang yang masuk dalam daftar 5 besar kemiskinan ekstrim di Jawa Barat dan sejumlah sekolah roboh menjadi santapan empuk buat mengkritis pemerintah kabupaten Karawang.
"Ini kan semacam akumulasi kekecewaan karena mereka tidak didengar sehingga melampiaskan kritik melalui media sosial. Pastinya ini menjadi liar karena bisa dimanfaatkan pihak lain," katanya.
Nace mengatakan, solusi terbaik yaitu Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana segera memperbaiki pemerintahannya agar bekerja lebih maksimal.
Salah kebijakan yang harus dibenahi yaitu segera mengisi kekosongan jabatan eselon dua. Bupati Cellica saat ini masih mempertahankan kebijakan rangkap jabatan dengan mengisi kekosongan itu melalui pejabat Plt. "Ada sekitar 10 jabatan kosong dirangkap oleh pejabat lain, ini tidak baik dan tidak akan maksimal bekerja rangkap," katanya. Baca: Geger, Warga Tasikmalaya Temukan Mayat Bayi di Semak-semak Tanjakan Gentong.
Lihat Juga :