Oknum DPRD Tulungagung Ngamuk di Pendopo, Bupati: Kasus Diserahkan BK

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:59 WIB
"Kalau ketemu ya biasa (dulunya). Hubungan baik, "papar Maryoto. Informasi yang dihimpun, keinginan oknum DPRD bersangkutan bertemu dengan Bupati diduga terkait lelang jabatan di lingkungan Pemkab Tulungagung. Dalam penataan pegawai eselon II tersebut diduga oknum DPRD bersangkutan memiliki kepentingan menitipkan orang orangnya.

Menanggapi hal itu Maryoto hanya mengatakan proses pengisian jabatan atau mutasi di lingkungan Pemkab Tulungagung tetap berjalan seperti rencana. Seluruh proses telah ditangani oleh panitia seleksi (pansel) yang itu sudah sesuai ketentuan yang berlaku. "Tetap berjalan. Tidak terpengaruh, "kata Maryoto.

Begitu juga dengan masalah insiden yang kini tengah dibahas di lingkungan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tulungagung dan partai politik (PDI P). Maryoto yang mengaku tidak merasa terancam menegaskan inisiatif pembahasan tersebut tidak datang dari dirinya. "Inisiatif membicarakan datangnya dari DPRD. Begitu juga di partai, "pungkasnya.

Sementara secara terpisah Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tulungagung Widodo Prasetyo mengatakan belum menyikapi insiden yang terjadi, termasuk belum melakukan pembahasan. Widodo menilai insiden yang terjadi merupakan persoalan pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan lembaga dewan.

Kendati demikian jika memang ada laporan yang masuk pihaknya siap melangkah. "Itu (insiden di pendopo) kepentingan pribadi. Biar diselesaikan secara internal pribadi. Belum ada pembahasan, "kata Widodo.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!