HNI Dorong UMKM Tingkatkan Produk Halal Asli Indonesia
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:12 WIB
Rofik berharap dengan jumlah 4,3 juta anggota yang tergabung di dalamnya, HNI dapat memberikan peran yang signifikan dalam ekonomi Indonesia. “Kami berharap dapat menjadi solusi untuk meningkatkan penghasilan masyarakat di tengah masa pandemi saat ini,” tambahnya. Baca juga: Targetkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Dunia 2024, Kemenag Dukung Program Sekolah Ekspor
Sementara itu, Direktur Utama HNI, Agung Yulianto, mengatakan, saat jutaan produk halal asli Indonesia siap diekspor ke mancanegara. Kini Indonesia patut berbangga, karena dapat membuat produk-produk halal yang berkualitas dengan bahan-bahan asli Indonesia dan dibuat di Indonesia.
"Jadi, sekarang kita tidak perlu lagi impor untuk mendapatkan produk halal berkualitas. Bahkan sebagian besar produk-produk ini telah diekspor ke berbagai negara,” tutur Agung.
Menurut Agung, Indonesia akan menjadi negara maju jika ekspornya lebih besar dari impor. “Ketika ekspor meningkat, maka akan terjadi surplus perdagangan, yang berarti devisa negara dan per kapita penduduknya semakin besar. Kesadaran ini yang kami berikan kepada anggota-anggota yang tergabung dalam HNI,” katanya.
HNI sendiri saat ini, sejak berdiri di tahun 2012 telah memiliki lebih dari 200 ribu outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara. HNI telah mengeluarkan beraneka ragam produk kebutuhan rumah tangga seperti kosmetik, makanan dan minuman, hingga obat-obatan.
Sementara itu, Direktur Utama HNI, Agung Yulianto, mengatakan, saat jutaan produk halal asli Indonesia siap diekspor ke mancanegara. Kini Indonesia patut berbangga, karena dapat membuat produk-produk halal yang berkualitas dengan bahan-bahan asli Indonesia dan dibuat di Indonesia.
"Jadi, sekarang kita tidak perlu lagi impor untuk mendapatkan produk halal berkualitas. Bahkan sebagian besar produk-produk ini telah diekspor ke berbagai negara,” tutur Agung.
Menurut Agung, Indonesia akan menjadi negara maju jika ekspornya lebih besar dari impor. “Ketika ekspor meningkat, maka akan terjadi surplus perdagangan, yang berarti devisa negara dan per kapita penduduknya semakin besar. Kesadaran ini yang kami berikan kepada anggota-anggota yang tergabung dalam HNI,” katanya.
HNI sendiri saat ini, sejak berdiri di tahun 2012 telah memiliki lebih dari 200 ribu outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara. HNI telah mengeluarkan beraneka ragam produk kebutuhan rumah tangga seperti kosmetik, makanan dan minuman, hingga obat-obatan.
(don)
Lihat Juga :