Lima Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Merak Masih Dirawat
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:13 WIB
"Hari ini saya bersama penyidik Ditlantas Polda Banten melakukan pengecekan korban kecelakaan di RS, dari hasil tersebut, Total dari 28 yang luka, 5 harus menjalani perawatan yang intensif, Khusus korban di RS Sari Asih, korban mengalami luka dibagian kepala dan dada, sehingga membutuhkan perawatan intensif," kata Shinto Silitonga, Senin (18/10/2021).
Shinto menyampaikan, truk kimia yang mengalami kecelakaan bermuatan h2so4 atau asam sulfat, zat kimia tersebut bisa melukai dan membuat iritasi bagian tubuh manusia jika terkena.
"Kimia ini jika terhirup, bisa membuat sesak saluran pernapasan manusia. Sehingga saat melakukan penyemprotan, evakuasi korban dan kendaraan, personel Brimob Polda Banten harus mengenakan pakaian khusus," ujarnya.
Baca juga: Tabrakan Beruntun di Makassar, Satu Perempuan Tewas Dilindas Truk
Shinto mengatakan, saat evakuasi Unit KBR (Kimia, Bilogi dan Radiasi) Brimob Polda Banten, langsung turun menggunakan peralatan khusus anti radiasi dan anti kimia. Sehingga dapat melakukan evakuasi terhadap kendaraan dan korban kecelakaan tersebut.
Shinto menyampaikan, truk kimia yang mengalami kecelakaan bermuatan h2so4 atau asam sulfat, zat kimia tersebut bisa melukai dan membuat iritasi bagian tubuh manusia jika terkena.
"Kimia ini jika terhirup, bisa membuat sesak saluran pernapasan manusia. Sehingga saat melakukan penyemprotan, evakuasi korban dan kendaraan, personel Brimob Polda Banten harus mengenakan pakaian khusus," ujarnya.
Baca juga: Tabrakan Beruntun di Makassar, Satu Perempuan Tewas Dilindas Truk
Shinto mengatakan, saat evakuasi Unit KBR (Kimia, Bilogi dan Radiasi) Brimob Polda Banten, langsung turun menggunakan peralatan khusus anti radiasi dan anti kimia. Sehingga dapat melakukan evakuasi terhadap kendaraan dan korban kecelakaan tersebut.
Lihat Juga :