TMMD Selesai, Proyek Jalan Perintis di Tompobulu Rampung
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:42 WIB
Ia mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan TMMD, seperti medan yang belum terjamah kendaraan.
"Bagaimana upaya kita merintis jalan dengan membawa bahan material ke atas. Belum lagi anomali cuaca di daerah pegunungan yang tidak beraturan. Kadang saat bekerja, hujan turun sehingga kadang kita kerja malam," jelasnya.
Baca juga:Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan
Panjang jalan yang dirintis, kata dia, sekitar 2.100 meter yang menghubungkan Desa Bonto Matinggi dan Bonto Manurung. Jalan itu merupakan akses warga menuju pusat pemerintahan dan Puskesmas tanpa harus lagi melewati sungai.
"Jalan itu merupakan sambungan dari jalan TMMD dua tahun lalu. Dulunya itu hanya jalan setapak yang kecil dan kalau hujan tidak bisa dilalui karena ada lintasan air. Sekarang sudah bisa karena kita buat gorong-gorong," katanya
Budi berharap dengan dibukanya akses jalan itu, perlahan perekonomian warga juga bisa terdongkrak. Selain itu, pelayanan kesehatan dan juga pendidikan juga bisa lebih mudah didapatkan oleh warga di sana.
"Memang yang utamakan jalan dulu. Kalau sudah akses, saya yakin semuanya akan mengikut, baik itu perekonomian, pelayanan kesehatan dan pendidikan juga bisa lebih mudah," paparnya.
"Bagaimana upaya kita merintis jalan dengan membawa bahan material ke atas. Belum lagi anomali cuaca di daerah pegunungan yang tidak beraturan. Kadang saat bekerja, hujan turun sehingga kadang kita kerja malam," jelasnya.
Baca juga:Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan
Panjang jalan yang dirintis, kata dia, sekitar 2.100 meter yang menghubungkan Desa Bonto Matinggi dan Bonto Manurung. Jalan itu merupakan akses warga menuju pusat pemerintahan dan Puskesmas tanpa harus lagi melewati sungai.
"Jalan itu merupakan sambungan dari jalan TMMD dua tahun lalu. Dulunya itu hanya jalan setapak yang kecil dan kalau hujan tidak bisa dilalui karena ada lintasan air. Sekarang sudah bisa karena kita buat gorong-gorong," katanya
Budi berharap dengan dibukanya akses jalan itu, perlahan perekonomian warga juga bisa terdongkrak. Selain itu, pelayanan kesehatan dan juga pendidikan juga bisa lebih mudah didapatkan oleh warga di sana.
"Memang yang utamakan jalan dulu. Kalau sudah akses, saya yakin semuanya akan mengikut, baik itu perekonomian, pelayanan kesehatan dan pendidikan juga bisa lebih mudah," paparnya.
Lihat Juga :