Pemkab Maros Perketat Pengawasan Aktivitas Truk Timbunan Rel Kereta Api
Rabu, 13 Oktober 2021 - 15:18 WIB
Chaidir menegaskan, bahwa aktivitas pengangkutan timbunan harus selesai pertengahan bulan November, sebab, di akhir bulan akan masuk musim hujan, sesuai data BMKG.
Baca juga:Warga Maros Tahan Truk Pengangkut Timbunan Rel Kereta Api
"Targetnya ini selesai di pertengahan bulan. Saya sudah berdiskusi dengan BMKG, di akhir November itu truk sudah tidak bisa masuk karena hujan lebat," jelas Chaidir.
Sekadar diketahui, yang banyak diresahkan warga dalam aktivitas truk timbunan ini adalah jam operasional. Menurut warga, seharusnya truk beroperasi mulai pukul 08.00-17.00. Tetapi, banyak truk yang mulai lalu lalang pukul 07.00, sehingga memicu kemacetan dan mengganggu anak sekolah.
Kapolres Maros, Fachtur Rachman meyakinkan warga terkait penegakan hukum. Sebagai tugas pokok Polres, pihaknya akan terus berusahan menegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca juga:Pertumbuhan Ekonomi di Area Bandara Sultan Hasanuddin Meningkat 30 Persen
Baca juga:Warga Maros Tahan Truk Pengangkut Timbunan Rel Kereta Api
"Targetnya ini selesai di pertengahan bulan. Saya sudah berdiskusi dengan BMKG, di akhir November itu truk sudah tidak bisa masuk karena hujan lebat," jelas Chaidir.
Sekadar diketahui, yang banyak diresahkan warga dalam aktivitas truk timbunan ini adalah jam operasional. Menurut warga, seharusnya truk beroperasi mulai pukul 08.00-17.00. Tetapi, banyak truk yang mulai lalu lalang pukul 07.00, sehingga memicu kemacetan dan mengganggu anak sekolah.
Kapolres Maros, Fachtur Rachman meyakinkan warga terkait penegakan hukum. Sebagai tugas pokok Polres, pihaknya akan terus berusahan menegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca juga:Pertumbuhan Ekonomi di Area Bandara Sultan Hasanuddin Meningkat 30 Persen
Lihat Juga :