Cerita Mensos Risma yang Menyapu di Makam Syekh Burhanuddin usai Beri Bantuan Korban Longsor

Senin, 04 Oktober 2021 - 06:18 WIB
Usai berdoa Risma dan rombongan lalu keluar dari makam namun tiba-tiba berbalik arah mengambil sapu yang terletak di sudut dan mulai menyapu dedaunan kering di halaman dan selokan di depan makam.

Menurut dia, pohon ratusan tahun, tiba-tiba tumbang begitu saja. Pasti ada sesuatu. "Beliau ini (Syekh Burhanuddin) pasti menjaga, tapi karena kita tidak menjaga beliaunya juga marah," ungkap Risma.

Aksinya pun mendapat tanggapan dari Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang sempat meminta Mensos itu berhenti menyapu namun mantan Wali Kota Surabaya itu tetap menyapu daun kering yang berserakan di depan halaman makam disaksikan para rombongan. Aksi Risma pun diikuti oleh seorang pejabat Sumbar yang hadir.

Risma prihatin makam Syekh Burhanuddin yang terlihat kotor dengan dedaunan. Risma menilai pohon besar yang tumbang di sekitar makam itu adalah isyarat kemarahan Syekh Burhanuddin dan pendahulu sekitar itu yang ingin sekitar makam dijaga kebersihannya.

Sebelumnya Risma memberikan bantuan dan santunan dari Kementerian Sosial ke ahli waris korban longsor di Kenagarian Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung. Dalam kesempatan tersebut Risma berdialog dan memberikan semangat kepada ahli waris. Salah satunya adalah Kesayangan Doru mahasiswa yang berusia 23 tahun. Akibat tanah longsor itu dia kehilangan ayah, ibu, paman, adik dan sepupunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!