Masih Sepi Penumpang, Hanya 20 Persen PO yang Beroperasi di Terminal Kalideres
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 08:44 WIB
Kepala Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat Revi Zulkarnain. Foto: MPI/Dimas Choirul
JAKARTA - Status DKI Jakarta yang masuk dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 , belum membuat perusahaan otobus (PO) di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menaikkan jumlah operasional armadanya.
Pihak pengelola Terminal Kalideres menyebut, hanya sekitar 28 PO yang melayani pemberangkatan penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) per harinya. Baca juga: PPKM Level 3, Penumpang Bus Antarkota di Terminal Kalideres di Bawah 100 Orang
"Jawa-Sumatera PO-nya ada 140 PO bus. Tapi yang beroperasi paling hanya 20 persen dari jumlah itu," kata Kepala Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat Revi Zulkarnain kepada wartawan, Sabtu (2/9/2021).
Revi menjelaskan, beberapa PO bus itu melayani pembelian tiket penumpang melalui sistem online maupun offline. Ia mencontohkan, PO Sinar Jaya yang sudah memiliki sistem pelayanan online saja masih sulit untuk mendapatkan penumpang.
"Seperti PO Sinar jaya, dulu sehari 40 bus, sekarang nyari penumpang buat enam sampe tujuh bis itu hasil gabungan antar terminal-terminal aja agak sulit. Itu perusahaan yang udah besar, apalagi PO AKAP yang kecil," tuturnya.
Untuk diketahui, rata-rata jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres tak lebih dari 100 orang per harinya. Revi menyebut, masih sepinya penumpang meski PPKM di Jakarta masuk level 3 lantaran masyarakat masih keberatan mengenai syarat untuk bepergian.
Pihak pengelola Terminal Kalideres menyebut, hanya sekitar 28 PO yang melayani pemberangkatan penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) per harinya. Baca juga: PPKM Level 3, Penumpang Bus Antarkota di Terminal Kalideres di Bawah 100 Orang
"Jawa-Sumatera PO-nya ada 140 PO bus. Tapi yang beroperasi paling hanya 20 persen dari jumlah itu," kata Kepala Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat Revi Zulkarnain kepada wartawan, Sabtu (2/9/2021).
Revi menjelaskan, beberapa PO bus itu melayani pembelian tiket penumpang melalui sistem online maupun offline. Ia mencontohkan, PO Sinar Jaya yang sudah memiliki sistem pelayanan online saja masih sulit untuk mendapatkan penumpang.
"Seperti PO Sinar jaya, dulu sehari 40 bus, sekarang nyari penumpang buat enam sampe tujuh bis itu hasil gabungan antar terminal-terminal aja agak sulit. Itu perusahaan yang udah besar, apalagi PO AKAP yang kecil," tuturnya.
Untuk diketahui, rata-rata jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres tak lebih dari 100 orang per harinya. Revi menyebut, masih sepinya penumpang meski PPKM di Jakarta masuk level 3 lantaran masyarakat masih keberatan mengenai syarat untuk bepergian.
Lihat Juga :