Tuntaskan Data Desa, Mendes PDTT Blusukan ke Jawa Barat
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 05:20 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar bertemu dengan Bupati Kuningan Acep Purnama di Kantor Bupati, Jumat (1/10). Foto/Ist
KUNINGAN - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar terus blusukan ke Jawa Barat untuk menuntaskan data SDGs Desa. Data ini sangat vital dalam mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di tanah air.
Blusukan dilakukan Gus Halim ke Kabupaten Bandung dan Pangandaran, dan Kuningan. Kedatangan Gus Halim disambut langsung oleh Bupati Kuningan Acep Purnama di Kantor Bupati.
"Kami terus berkeliling ke daerah-daerah yang menjadi kantong kemiskinan ekstrem. Dua hari ini kami berkeliling ke kabupaten-kabupaten di Jawa Barat yang wilayahnya terdapat warga dengan kategori miskin esktrem," ujar Gus Halim, Jumat (1/10/2021).
Baca juga: 5 Daerah di Jabar Jadi Prioritas Penuntasan Kemiskinan Ekstrem
Mendes PDTT menjelaskan bahwa penuntasan data SDGs Desa tidak bisa jika hanya dipantau dari pusat. Tetapi harus dilihat secara langsung perkembangannya di lapangan. Jika data SDGs Desa tuntas, maka penanganan kemiskinan esktrem bakal bisa lebih cepat.
"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan bupati atau kepala daerah untuk menjelaskan pentingnya data SDGs Desa bagi pengentasan kemiskinan ekstrem. Sehingga ada kesepahaman yang sama antara Kemendesa PDTT dengan para kepala daerah untuk mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya," ujarnya.
Blusukan dilakukan Gus Halim ke Kabupaten Bandung dan Pangandaran, dan Kuningan. Kedatangan Gus Halim disambut langsung oleh Bupati Kuningan Acep Purnama di Kantor Bupati.
"Kami terus berkeliling ke daerah-daerah yang menjadi kantong kemiskinan ekstrem. Dua hari ini kami berkeliling ke kabupaten-kabupaten di Jawa Barat yang wilayahnya terdapat warga dengan kategori miskin esktrem," ujar Gus Halim, Jumat (1/10/2021).
Baca juga: 5 Daerah di Jabar Jadi Prioritas Penuntasan Kemiskinan Ekstrem
Mendes PDTT menjelaskan bahwa penuntasan data SDGs Desa tidak bisa jika hanya dipantau dari pusat. Tetapi harus dilihat secara langsung perkembangannya di lapangan. Jika data SDGs Desa tuntas, maka penanganan kemiskinan esktrem bakal bisa lebih cepat.
"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan bupati atau kepala daerah untuk menjelaskan pentingnya data SDGs Desa bagi pengentasan kemiskinan ekstrem. Sehingga ada kesepahaman yang sama antara Kemendesa PDTT dengan para kepala daerah untuk mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya," ujarnya.
Lihat Juga :