Hujan Beberapa Jam, Longsor Mengancam Warga di Bandung Barat
Senin, 27 September 2021 - 19:37 WIB
Bencana tanah longsor terjadi di beberaa titik di Desa Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (27/9/2021)
BANDUNG BARAT - Bencana tanah longsor terjadi di beberaa titik di Desa Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (27/9/2021). Peristiwa tersebut terjadi di daerah yang masuk Dusun 1 Cisitu, Desa Sindangjaya, sekitar pukul 15.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah longsor ini, hanya sejumlah rumah warga kondisinya terancam. Termasuk jalan lingkungan nyaris putus dan area persawahan juga rusak akibat tebingnya mengalami longsor sehingga tertimbun material longsoran.
"Longsornya ada di beberapa titik, penyebabnya karena hujan deras yang terjadi sejak siang," kata warga Dusun 1 Cisitu, Miptahudin (31) saat dikonfirmasi.
Baca juga: Pesta Seks Gay di Solo Digerebek, Polisi Sita Kondom hingga Alat Perangsang
Dia mengatakan tebing yang ada di dusun tersebut mengalami pengikisan akibat aliran air yang deras dari bagian hulu imbas debit airnya yang meningkat. Longsoran mengakibatkan jalan lingkungan nyaris terputus, irigasi terbendung material longsor, dan sebagian sawah rusak.
Sementara beberapa rumah warga yang terdampak dan masih terancam potensi longsor susulan seperti rumah milik Marna (50), Kolim (55), Rudi Sahlan (38), dan Siti Fatimah (29). Itu baru yang sempat terdata, dan dikhawatirkan masih ada di lokasi lainnya yang juga mengalami hal yang sama tapi belum dilaporkan.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah longsor ini, hanya sejumlah rumah warga kondisinya terancam. Termasuk jalan lingkungan nyaris putus dan area persawahan juga rusak akibat tebingnya mengalami longsor sehingga tertimbun material longsoran.
"Longsornya ada di beberapa titik, penyebabnya karena hujan deras yang terjadi sejak siang," kata warga Dusun 1 Cisitu, Miptahudin (31) saat dikonfirmasi.
Baca juga: Pesta Seks Gay di Solo Digerebek, Polisi Sita Kondom hingga Alat Perangsang
Dia mengatakan tebing yang ada di dusun tersebut mengalami pengikisan akibat aliran air yang deras dari bagian hulu imbas debit airnya yang meningkat. Longsoran mengakibatkan jalan lingkungan nyaris terputus, irigasi terbendung material longsor, dan sebagian sawah rusak.
Sementara beberapa rumah warga yang terdampak dan masih terancam potensi longsor susulan seperti rumah milik Marna (50), Kolim (55), Rudi Sahlan (38), dan Siti Fatimah (29). Itu baru yang sempat terdata, dan dikhawatirkan masih ada di lokasi lainnya yang juga mengalami hal yang sama tapi belum dilaporkan.
Lihat Juga :