Dua Anggota Keluarga Pedagang Pasar Cileungsi yang Meninggal Dunia Positif Covid-19

Minggu, 31 Mei 2020 - 14:26 WIB
Menurutnya, Pemkab Bogor juga telah melakukan penutupan sementara mulai hari ini Minggu (31/05/2020). "Ibu (bupati Bogor) semalam sudah bilang, bahwa untuk segera mengumumkan kepada pedagang Pasar Cileungsi agar segera ditutup sementara, itu ditugaskan ke Dirut PD Pasar Tohaga, dan sekarang sudah di tutup," ujarnya.

Selain menutup, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor juga melakukan tes swab kepada seluruh pedagang dan sterilisasi di Pasar Cileungsi. Diberitakan sebelumnya, Kasus pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Bogor dalam sepekan terakhir belum juga menunjukan tanda mereda atau melandai. Bahkan data monitoring harian kewaspadaan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor hingga pukul 19.00 WIB, Sabtu (30/05/2020), jumlah kasus positif bertambah menjadi 198 orang.

"Perkembangan terbaru hari ini ada penambahan 4 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan 1 diantaranya dinyatakan 1 meninggal dunia. Namun dari kasus positif itu ada satu pasien yang sembuh," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu (30/05/2020).

Dia menjabarkan, penambahan kasus baru positif Covid-19 hari ini terbanyak dari Klaster Pasar Cileungsi. Sehingga empat pasien terkonfirmasi positif terbaru ini seluruhnya berdomisili di Cileungsi, dua laki-laki dan dua perempuan."Adapun data empat kasus terkonfirmasi positif ini adalah tiga diantaranya masuk dalam klaster Pasar Cileungsi yakni perempuan, 23 tahun asal Cileungsi (klaster Pasar Cileungsi); laki-laki, 17 tahun asal Cileungsi (klaster Pasar Cileungsi); laki-laki, 30 tahun asal Cileungsi telah meninggal dunia (klaster Pasar Cileungsi); perempuan, 56 tahun asal Cileungsi," katanya.

Bahkan berdasarkan data sebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, dari 18 zona merah yang ada, Cileungsi merupakan kecamatan penyumbang kasus positif terbanyak yakni 35 orang menyalip Gunung Putri dengan 30 kasus yang sebelumnya menempati urutan pertama penyumbang kasus positif Covid-19.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!