Seruan Ketua DPC PDIP di Hari Jadi ke-727 Kota Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020 - 15:00 WIB
Di Surabaya pula, Bung Karno menghabiskan masa mudanya dengan belajar di tempat tokoh Islam yang sangat tersohor saat itu, Haji Oemar Said Tjokroaminoto, di kawasan Peneleh. Bung Karno terlibat dalam penggodokan pemikiran yang progresif bersama sejumlah tokoh bangsa lain yang juga ”ngenger” ke HOS Tjokroaminoto yang merupakan pendiri Sarekat Islam.
”Di sanalah cikal-bakal pemikiran nasionalisme Bung Karno dibentuk. Di sanalah Bung Karno mulai menulis gagasannya tentang Indonesia Raya,” ujar Adi.
Dengan semangat perjuangan dan penuh nilai-nilai kepahlawanan, lanjut Adi, Surabaya tumbuh menjadi kota yang terus berkembang serta menjunjung tinggi toleransi.
Sejak era Wali Kota Bambang DH hingga Tri Rismaharini, Surabaya terus bergeliat maju lewat kerja konkrit yang sudah dirasakan masyarakat.
Dirinya yakin Surabaya dan Indonesia bisa melewati pandemi COVID-19 dengan baik. ”Numpak taksi nang Joyoboyo, terus ngalor molih nang deso, dino iki hari jadi Suroboyo, mugo rakyate tetep joyo lan sentoso,” kata Adi berpantun.
”Di sanalah cikal-bakal pemikiran nasionalisme Bung Karno dibentuk. Di sanalah Bung Karno mulai menulis gagasannya tentang Indonesia Raya,” ujar Adi.
Dengan semangat perjuangan dan penuh nilai-nilai kepahlawanan, lanjut Adi, Surabaya tumbuh menjadi kota yang terus berkembang serta menjunjung tinggi toleransi.
Sejak era Wali Kota Bambang DH hingga Tri Rismaharini, Surabaya terus bergeliat maju lewat kerja konkrit yang sudah dirasakan masyarakat.
Dirinya yakin Surabaya dan Indonesia bisa melewati pandemi COVID-19 dengan baik. ”Numpak taksi nang Joyoboyo, terus ngalor molih nang deso, dino iki hari jadi Suroboyo, mugo rakyate tetep joyo lan sentoso,” kata Adi berpantun.
(msd)
Lihat Juga :