Anies Baswedan Resmikan Uji Coba Bus Listrik

Jum'at, 10 September 2021 - 13:17 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mendorong agar masyarakat menggunakan transportasi umum. Dampak penggunaan bus listrik sejalan dengan berkurangnya kendaraan pribadi, sehingga kualitas udara di Jakarta semakin baik.

“Kami berkomitmen untuk memastikan sebagian besar area Jakarta bebas polusi pada tahun 2030. Sehingga Jakarta menjadi kota yang lebih sehat dan bahagia,” kata Syafrin. Baca: Hore! Kota Bekasi Izinkan Warga Gelar Resepsi Pernikahan

Syafrin mengungkapkan akan lebih banyak manfaat yang diperoleh apabila bus BBM beralih ke bus listrik. Dengan demikian, kerugian negara untuk biaya kesehatan setiap tahunnya akan berkurang.

Dampak buruk lainnya dari penggunaan moda pribadi, kata dia, akan menimbulkan kerugian ekonomi.“Apabila kita terus mengganti bus konvensional dengan e-bus kita dapat mencegah 100 kematian per tahun menghindari kerugian Rp800 juta pembelanjaan biaya kesehatan setiap tahunnya,” ujar Syafrin.

Syafrin berharap sebanyak 80% armada TransJakarta sudah beralih ke listrik pada tahun 2030.“Dalam upaya mendukung komitmen kota Jakarta untuk udara bersih kami berencana untuk mulai beralih ke bus listrik armada bus listrik juga akan terus kami tingkatkan pada tahun 2030 diharapkan 80% armada Transjakarta sudah menggunakan listrik,” ucap Syafrin.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!