Naik Kereta Api Jarak Jauh, Suhu Tubuh Penumpang Akan Dicek Setiap 3 Jam

Sabtu, 30 Mei 2020 - 23:15 WIB
“Langkah ini untuk meminimalisasi kontak fisik antara penumpang dan petugas, selain itu penumpang juga diharuskan mengenakan face shield selama perjalanan hingga keluar dari area stasiun kedatangan," jelas Joni. Selain itu selama dalam perjalanan, petugas akan mengukur suhu badan penumpang di atas kereta tiap 3 jam sekali.

Menurut Joni, jika ada penumpang yang kedapatan bersuhu badan 37,3 derajat Celsius atau lebih dan mengalami gejala Covid-19, maka penumpang tersebut akan dipindah ke ruang isolasi yang ada di kereta. “Bila kondisi penumpang perlu penanganan segera, kami akan menghubungi dokter atau petugas kesehatan di stasiun terdekat yang memiliki fasilitas pos kesehatan,” ujar Joni.

Untuk menjamin kebersihan selama perjalanan, petugas akan rutin membersihkan objek-objek yang sering terpegang tangan setiap 30 menit sekali secara bergantian. Seperti pegangan pintu, pengunci pintu, keran air, tombol flush toilet, sandaran tangan, meja lipat, dan lainnya dibersihkan menggunakan pembersih yang mengandung disinfektan.

Joni memastikan dalam melayani pelanggan pada New Normal, petugas frontliner KAI yang berpotensi kontak jarak dekat dengan penumpang dibekali dengan APD berupa masker, sarung tangan, dan face shield. “Petugas juga kami lengkapi APD agar memberikan rasa aman kepada para pelanggan yang dilayani oleh petugas kami,” jelasnya.

Joni menambahkan, PT KAI memiliki peran yang signifikan dalam mobilitas masyarakat melalui layanan angkutan penumpang dan angkutan barang. "Melalui pedoman ini, kami mempersiapkan seluruh aspek operasional bisnis perusahaan dalam menghadapi New Normal nantinya,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!