600 Ribu Perantau di Jabodetabek Sudah Mudik ke Jateng

Selasa, 21 April 2020 - 16:12 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengungkapkan sekitar 600.000 warga Jateng sudah mudik dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Foto/Ilustrasi/SINDOnews.dok
SEMARANG - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengungkapkan sampai saat ini sudah ada sekitar 600.000 warga Jawa Tengah yang sudah pulang kampung ( mudik ) dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Meski begitu, jumlah itu masih sangat kecil dibanding total warga Jateng yang ada di sana. "Total warga Jateng di Jabodetabek itu ada 7 jutaan, jadi yang mudik masih sangat kecil. Untuk itu, kami berharap larangan mudik ini benar-benar memperhatikan nasib warga kami yang ada di sana," kata Ganjar, Selasa (21/4/2020). (Baca juga: Jokowi Larang Mudik di Tengah Pandemi Corona)



Terkait penerapan larangan mudik yang disampaikan Presiden Jokowi, Ganjar mengatakan akan melaksanakan sesuai petunjuk pusat. Dirinya berharap, aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kebijakan itu. (Baca juga: Larang Mudik, Pemerintah Harus Beri Kompensasi kepada Masyarakat)

"Kalau itu (larangan mudik) sudah dijalankan, kan pasti akan penjagaan oleh aparat penegak hukum di pintu-pintu keluar atau masuk. Kalau itu dilakukan, kami pasti terbantu. Prinsipnya sudah betul, mereka yang di zona merah tidak usah keluar duli. Kami minta provider telekomunikasi menyediakan jaringan lebih besar agar masyarakat kita tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya," tegasnya. (Baca juga: Putus Mata Rantai COVID-19, Larangan Mudik Lebaran Butuh Sanksi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!