Transjateng Libatkan Masyarakat untuk Awasi Operasional, Ini Alasannya

Jum'at, 03 September 2021 - 19:17 WIB
"Maka dari itu, kami terus melakukan inovasi agar bisa memberikan pelayanan yang baik. Seperti memperpendek jarak antara bus yang satu dengan lainnya saat jam sibuk. Sehingga semua penumpang bisa terlayani," ujarnya.

Baca juga: Gegara Korban Berteriak, Pelaku Pemerkosaan Pilih Lari ke Kantor Polisi

Tak hanya itu, kata dia, semua armada yang beroperasional wajib berhenti disetiap selter meski bus dalam kondisi full penumpang. Kru armada yang saat itu penumpangnya penuh, wajib memberi saran kepada penumpang untuk naik bus di belakangnya. Ini dilakukan agar penumpang tidak kecewa.

"Kami juga menjamin keamanan barang penumpang yang tertinggal di bus. Jika ada aduan barang penumpang yang tertinggal, maka langsung kita komunikasikan dengan kru armada agar bisa segera diamankan. Dan sejauh ini, sudah ada sekitar 200 barang penumpang yang ketinggalan di bus dan sudah diserahkan kepada pemiliknya," ujarnya.

Ketua operator Transjateng koridor Bawen-Stasiun Tawang, Hadi Mustofa menambakan, semua kru armada Transjateng wajib memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang.

"Jika ada penumpang yang sakit, kru juga harus siap memberikan pertolongan. Bahkan jika penumpang itu, mbutuhkan pelayanan medis kita antar ke klinik atau Puskesmas terdekat," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!