Gubernur Kalteng Bangun Kawasan Tambak Udang Vaname
Kamis, 02 September 2021 - 18:20 WIB
Sebagai langkah percepatan pembangunan Kawasan Tambak Udang Vaname, pada 1 September 2021 kemarin Gubernur Sugianto memimpin langsung rapat dengan melibatkan perangkat daerah terkait, PT Bank Kalteng dan tim PT CP Prima.
Dalam arahannya, Sugianto meminta pembangunan shrimp estate dapat menjadi model nasional yang memberikan dampak tumbuhnya pelaku usaha tambak udang vaname di Kalteng sehingga dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah khususnya peningkatan pendapatan para pelaku usaha perikanan dan masyarakat pesisir.
Tidak kalah penting penyerapan tenaga kerja dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kalteng. Program Tambak Udang Vaname seluas 40 hektare yang ingin dikembangkan Pemprov Kalteng dapat terintegrasi dengan wisata dan industri perikanan dengan kelengkapan fasilitas yang akan dibangun seperti lima klaster tambak, irigasi tambak, ipal, lap kesling dan lap nutrisi pakan, hatchery, cold storage, dan pabrik pakan.
“Program Shrimp Estate seluas 40 hektare ini nanti dikembangkan menjadi satu kawasan yang terintegrasi dengan wisata dan industri mulai dari hulu sampai ke hilirnya, agar sektor lainnya tumbuh dan berkembang secara beriringan, dan hal tersebut akan memiliki nilai tambah yang signifikan," kata Sugianto.
Dalam arahannya, Sugianto meminta pembangunan shrimp estate dapat menjadi model nasional yang memberikan dampak tumbuhnya pelaku usaha tambak udang vaname di Kalteng sehingga dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah khususnya peningkatan pendapatan para pelaku usaha perikanan dan masyarakat pesisir.
Tidak kalah penting penyerapan tenaga kerja dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kalteng. Program Tambak Udang Vaname seluas 40 hektare yang ingin dikembangkan Pemprov Kalteng dapat terintegrasi dengan wisata dan industri perikanan dengan kelengkapan fasilitas yang akan dibangun seperti lima klaster tambak, irigasi tambak, ipal, lap kesling dan lap nutrisi pakan, hatchery, cold storage, dan pabrik pakan.
“Program Shrimp Estate seluas 40 hektare ini nanti dikembangkan menjadi satu kawasan yang terintegrasi dengan wisata dan industri mulai dari hulu sampai ke hilirnya, agar sektor lainnya tumbuh dan berkembang secara beriringan, dan hal tersebut akan memiliki nilai tambah yang signifikan," kata Sugianto.
Lihat Juga :