Kenaikan Harga Tomat Menjadi Komoditas Utama Penyumbang Inflasi Kota Malang pada Agustus
Kamis, 02 September 2021 - 13:52 WIB
Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyoharini
MALANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menyampaikan rilis berita resmi statistik, inflasi Agustus 2021 pada Rau (01/09). Dalam acara tersebut dipaparkan inflasi serta deflasi yang terjadi di Kota Malang pada Agustus 2021, dan perbandingan tingkatnya dengan 2020 pada bulan yang sama.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat, Agutus 2021 Kota Malang mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Jika disandingkan inflasi Kota Malang, Jawa Timur, dan Nasional, untuk inflasi bulanan Kota Malang sama persis dengan inflasi nasional pada bulan Agustus yakni sebesar 0,03 persen. Sedangkan Jawa Timur, inflasi bulan Agustus sebesar 0,26 persen. Pada inflasi year on year untuk Kota Malang juga terendah dibandingkan dengan Jawa Timur dan Nasional sebesar 1,12 persen.
Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan bahwa kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga.
“Kita lihat yang tertinggi inflasi di bulan Agustus ini per kelompok pengeluaran adalah yang pertama kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,68 persen dengan andil sebesar 0,04 persen. Kelompok berikutnya adalah kelompok pakaian dan alas kaki, inflasi bulan ini sebesar 0,41 persen dengan andil sebesar 0,02 persen. Sedangkan di urutan ketiga ditempati oleh kelompok kesehatan dengan inflasi sebesar 0,07 persen dengan andil sebesar 0,01 persen. Berikutnya diikuti juga dengan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dengan inflasi 0,01 persen dengan andil sebesar 0,001,” ujar Erny Fatma Setyoharini dalam rilisnya, Rabu (01/09).
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat, Agutus 2021 Kota Malang mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Jika disandingkan inflasi Kota Malang, Jawa Timur, dan Nasional, untuk inflasi bulanan Kota Malang sama persis dengan inflasi nasional pada bulan Agustus yakni sebesar 0,03 persen. Sedangkan Jawa Timur, inflasi bulan Agustus sebesar 0,26 persen. Pada inflasi year on year untuk Kota Malang juga terendah dibandingkan dengan Jawa Timur dan Nasional sebesar 1,12 persen.
Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan bahwa kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga.
“Kita lihat yang tertinggi inflasi di bulan Agustus ini per kelompok pengeluaran adalah yang pertama kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,68 persen dengan andil sebesar 0,04 persen. Kelompok berikutnya adalah kelompok pakaian dan alas kaki, inflasi bulan ini sebesar 0,41 persen dengan andil sebesar 0,02 persen. Sedangkan di urutan ketiga ditempati oleh kelompok kesehatan dengan inflasi sebesar 0,07 persen dengan andil sebesar 0,01 persen. Berikutnya diikuti juga dengan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dengan inflasi 0,01 persen dengan andil sebesar 0,001,” ujar Erny Fatma Setyoharini dalam rilisnya, Rabu (01/09).
Lihat Juga :