Telan Anggaran Rp261 Miliar, Warga Rasakan Manfaat Flyover Cakung Atasi Kemacetan
Kamis, 02 September 2021 - 13:03 WIB
Keberadaan Flyover Cakung sepanjang 1,5 meter yang menghubungkan Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren Sawit di Jakarta Timur mulai dirasakan manfaatnya. SINDOnews/Okto Rizki Alpino
JAKARTA - Keberadaan Flyover Cakung sepanjang 1,5 meter yang menghubungkan Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren Sawit di Jakarta Timur mulai dirasakan manfaatnya. Sebagai penghubung jalur di dua kecamatan, arus lalu lintas pun tak lagi mengalami kemacetan .
Solihin (48) warga sekitar mengatakan, sebelum Flyover Cakung dibangun Jalan I Gusti Ngurah Rai kerap dilanda kemacetan. Apalagi, pada waktu jam kerja pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB. "Ini dulu tuh kalau pagi mulai jam 7 pasti macet. Motor mobil tumpah ruah di sini ya mungkin karena mayoritas mau berangkat kerja," ujarnya, Kamis (2/9/2021).
Kemacetan sebelum ada Flyover Cakung karena kawasan tersebut juga merupakan jalan penghubung antara wilayah Bekasi dengan wilayah Jakarta Timur. Wajar saja lantaran volume kendaraan yang padat sehingga membuat arus lalu litas di Jalan I Gusti Ngurah Rai menjadi macet.
"Pokoknya itu kalau jam berangkat sampai pulang kerja sudah pasti macet, enggak ada istilahnya enggak macet. Pasti selalu macet. Tapi sekarang sejak ada Flyover Cakung udah enggak ada lagi yang namanya macet," ucapnya. (Baca juga; Mobilitas Kendaraan di Jakarta Selama PPKM Level 3 Naik 7-20% )
Solihin (48) warga sekitar mengatakan, sebelum Flyover Cakung dibangun Jalan I Gusti Ngurah Rai kerap dilanda kemacetan. Apalagi, pada waktu jam kerja pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB. "Ini dulu tuh kalau pagi mulai jam 7 pasti macet. Motor mobil tumpah ruah di sini ya mungkin karena mayoritas mau berangkat kerja," ujarnya, Kamis (2/9/2021).
Kemacetan sebelum ada Flyover Cakung karena kawasan tersebut juga merupakan jalan penghubung antara wilayah Bekasi dengan wilayah Jakarta Timur. Wajar saja lantaran volume kendaraan yang padat sehingga membuat arus lalu litas di Jalan I Gusti Ngurah Rai menjadi macet.
"Pokoknya itu kalau jam berangkat sampai pulang kerja sudah pasti macet, enggak ada istilahnya enggak macet. Pasti selalu macet. Tapi sekarang sejak ada Flyover Cakung udah enggak ada lagi yang namanya macet," ucapnya. (Baca juga; Mobilitas Kendaraan di Jakarta Selama PPKM Level 3 Naik 7-20% )
Lihat Juga :