Ternyata Ini Asal Usul Nama Sunda, hingga Pengaruhnya di Nusantara
Minggu, 29 Agustus 2021 - 12:15 WIB
Oleh karena itu, jelas Prof. Koesoemadinata, daerah ini disebut sebagai Negeri Putih (Cuddha) atau cikal bakal sebagai “Sunda Land”. Penduduk yang mendiami wilayah tersebut kemudian dinamakan “Orang Sunda”.
Lebih lanjut dia menjelaskan, istilah Sunda dalam ilmu kebumian tidak ada hubungannya dengan nama etnis atau istilah politik. Bahkan, istilah Sunda dalam ilmu kebumian telah dikenal secara internasional. Istilah “Sunda” sudah lama dikenal untuk menyebut suatu wilayah yang terletak di belahan tenggara benua Asia. Nama “Sunda” konon lebih dulu disebut daripada nama “Nusantara”.
Adalah ahli geografi Claudius Ptolemaeus yang pertama kali menyebutkan adanya kepulauan bernama Sunda di sebelah timur India dalam laporan penjelajahannya pada 150 M. Data pada laporan ini kemudian menjadi bekal bagi orang Portugis ketika pertama kali menginjakkan kaki ke Nusantara pada 1500 Masehi.
Baca juga: Mengharukan! Bapak Ibunya Meninggal Dunia, Anak Muda Ini Pertahankan di Bawah Kolong Tol
Kala itu, papar Prof. Koesoemadinata, kedatangan Portugis dihadapkan pada suatu wilayah kerajaan yang bernama kerajaan Sunda. Praktis, orang Portugis yang masih buta mengenai istilah Nusantara menyimpulkan bahwa Nusantara itu adalah Sunda.
“Orang Portugis menyimpulkan bahwa Nusantara itu Sunda karena di bagian barat pulau-pulaunya besar disebut Soenda Mayor (Sunda Besar), sedangkan di bagian timur pulau-pulaunya kecil disebut Soenda Minor (Sunda Kecil),” ungkap Prof. Koesoemadinata.
Lebih lanjut dia menjelaskan, istilah Sunda dalam ilmu kebumian tidak ada hubungannya dengan nama etnis atau istilah politik. Bahkan, istilah Sunda dalam ilmu kebumian telah dikenal secara internasional. Istilah “Sunda” sudah lama dikenal untuk menyebut suatu wilayah yang terletak di belahan tenggara benua Asia. Nama “Sunda” konon lebih dulu disebut daripada nama “Nusantara”.
Adalah ahli geografi Claudius Ptolemaeus yang pertama kali menyebutkan adanya kepulauan bernama Sunda di sebelah timur India dalam laporan penjelajahannya pada 150 M. Data pada laporan ini kemudian menjadi bekal bagi orang Portugis ketika pertama kali menginjakkan kaki ke Nusantara pada 1500 Masehi.
Baca juga: Mengharukan! Bapak Ibunya Meninggal Dunia, Anak Muda Ini Pertahankan di Bawah Kolong Tol
Kala itu, papar Prof. Koesoemadinata, kedatangan Portugis dihadapkan pada suatu wilayah kerajaan yang bernama kerajaan Sunda. Praktis, orang Portugis yang masih buta mengenai istilah Nusantara menyimpulkan bahwa Nusantara itu adalah Sunda.
“Orang Portugis menyimpulkan bahwa Nusantara itu Sunda karena di bagian barat pulau-pulaunya besar disebut Soenda Mayor (Sunda Besar), sedangkan di bagian timur pulau-pulaunya kecil disebut Soenda Minor (Sunda Kecil),” ungkap Prof. Koesoemadinata.
Lihat Juga :