Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Karyem Dapat Bantuan Wabup Karawang
Minggu, 29 Agustus 2021 - 06:01 WIB
Wabup Karawang Aep Syaepuloh bersama Mak Karyem. SINDOnews/Nila
KARAWANG - Mimpi Mak Karyem (60), warga Dusun Pacogreg, Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Karawang, memiliki rumah layak huni akhirnya terkabul sudah. Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh berjanji dalam waktu segera akan membangun rumah Mak Karyem yang saat ini sudah tidak layak untuk ditinggali.
"Memang rumah bilik Mak Karyem ini sudah tidak layak untuk ditempati. Kerusakannya sudah banyak hingga tidak nyaman sebagai tempat tinggal. Kami akan bantu perbaiki rumah Mak Karyem biar lebih layak," kata Aep Syaepuloh, saat berkunjung kerumah Mak Karyem, Sabtu (28/8/21).
Mak Karyem, pensiunan buruh tani ini memang pantas untuk dibantu karena rumah bilik miliknya sudah rusak karena bolong dimana-mana. Bahkan siapapun bisa masuk tanpa melalui pintu depan karena dinding samping kanan dan kiri sudah robek. Bahkan ketika hujan turun air masuk dari atas dan samping kiri kanannya bilik.
Kemiskinan akut dialami Mak Karyem usai dirinya pensiun dari buruh tani karena usia yang sudah tua. Jangankan membangun rumah, untuk menjalani hidup saja masih membutuhkan pertolongan tetangganya. "Mak Karyem hidup dari bantuan tetangganya. Dia sudah sakit dan tinggal sendiri. Anaknya tinggal jauh dan jarang datang," kata Aep.
"Memang rumah bilik Mak Karyem ini sudah tidak layak untuk ditempati. Kerusakannya sudah banyak hingga tidak nyaman sebagai tempat tinggal. Kami akan bantu perbaiki rumah Mak Karyem biar lebih layak," kata Aep Syaepuloh, saat berkunjung kerumah Mak Karyem, Sabtu (28/8/21).
Mak Karyem, pensiunan buruh tani ini memang pantas untuk dibantu karena rumah bilik miliknya sudah rusak karena bolong dimana-mana. Bahkan siapapun bisa masuk tanpa melalui pintu depan karena dinding samping kanan dan kiri sudah robek. Bahkan ketika hujan turun air masuk dari atas dan samping kiri kanannya bilik.
Kemiskinan akut dialami Mak Karyem usai dirinya pensiun dari buruh tani karena usia yang sudah tua. Jangankan membangun rumah, untuk menjalani hidup saja masih membutuhkan pertolongan tetangganya. "Mak Karyem hidup dari bantuan tetangganya. Dia sudah sakit dan tinggal sendiri. Anaknya tinggal jauh dan jarang datang," kata Aep.
Lihat Juga :