Kalangan Pengusaha Dukung PSBB Surabaya, Gresik dan Sidoarjo
Selasa, 21 April 2020 - 13:38 WIB
Disisi lain, Adik juga tidak menampik jika kebijakan PSBB akan berdampak negatif terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi sebagian karyawan atau merumahkan karyawan.
"Itu sudah menjadi konsekuensi logis apabila PSBB ini di berlakukan. Harapan saya semua bisa menyadari , baik dari pengusaha maupun karyawan kalau ini merupakan musibah bersama. Sebab kesehatan lebih penting dari segalanya," terangnya.
Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim, Henky Pratoko juga mendukung kebijakan PSBB. Pengusaha, kata dia, juga telah menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jatim dengan menerapkan Social Distancing di perusahaan.
"Hampir 50 persen anggota telah bekerja di rumah, sisanya bergantian. Dua hari kerja dua hari libur. Ini dalam rangka menerapkan Social Distancing di lingkungan perusahaan," ujar Henky.
"Itu sudah menjadi konsekuensi logis apabila PSBB ini di berlakukan. Harapan saya semua bisa menyadari , baik dari pengusaha maupun karyawan kalau ini merupakan musibah bersama. Sebab kesehatan lebih penting dari segalanya," terangnya.
Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim, Henky Pratoko juga mendukung kebijakan PSBB. Pengusaha, kata dia, juga telah menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jatim dengan menerapkan Social Distancing di perusahaan.
"Hampir 50 persen anggota telah bekerja di rumah, sisanya bergantian. Dua hari kerja dua hari libur. Ini dalam rangka menerapkan Social Distancing di lingkungan perusahaan," ujar Henky.
(eyt)
Lihat Juga :