Kisah Horor! Hilang Misterius 2 Hari Pekerja di Manado Diajak Makan Noni Belanda
Senin, 16 Agustus 2021 - 17:51 WIB
Ferry Jafet Assa, pekerja harian lepas hilang selama 2 hari. Dia mengaku diajak makan noni dan tentara Belanda di belakang kompleks RSGM Unsrat Manado. Foto/MPI/Subhan Sabu
MANADO - Ferry Jafet Assa, seorang pekerja harian lepas yang hilang misterius selama dua hari membuat gempar dan merinding warga Manado, Sulawesi Selatan.
Selama hilang, dia mengaku diajak noni (wanita) Belanda dan beberapa orang tentara Belanda untuk makan bersama di dalam sebuah gua peninggalan penjajahan Jepang yang berada di belakang kompleks Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Kisah yang dialami Ferry berawal pada Jumat (13/8/2021) sekitar pukul 17.00 Wita saat sedang membersihkan ilalang dan pohon-pohon kecil di tebing belakang RSGM Unsrat. Ferry tiba-tiba menghilang. Rekan seprofesi korban kemudian berusaha mencari keberadaan korban, namun sampai hari Minggu, korban tak kunjung ditemukan.
Rekan korban kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib, selanjutnya Polsek Wenang menghubungi anggota Rapi. Kemudian pada Minggu (15/8/2021) sekitar pukul 13.00 Wita ikut turun melakukan pencarian di sekitar tebing tempat korban hilang.
Baca juga: Horor! Kecapekan, Relawan Pemakaman Jenazah COVID-19 Tidur di Kuburan
Sekitar pukul 14.00 korban ditemukan pingsan di salah satu mulut gua peninggalan Jepang yang berada di tebing samping Hotel Sintesa Peninsula yang dahulu merupakan bekas RS Gunung Wenang Manado.
Selama hilang, dia mengaku diajak noni (wanita) Belanda dan beberapa orang tentara Belanda untuk makan bersama di dalam sebuah gua peninggalan penjajahan Jepang yang berada di belakang kompleks Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Kisah yang dialami Ferry berawal pada Jumat (13/8/2021) sekitar pukul 17.00 Wita saat sedang membersihkan ilalang dan pohon-pohon kecil di tebing belakang RSGM Unsrat. Ferry tiba-tiba menghilang. Rekan seprofesi korban kemudian berusaha mencari keberadaan korban, namun sampai hari Minggu, korban tak kunjung ditemukan.
Rekan korban kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib, selanjutnya Polsek Wenang menghubungi anggota Rapi. Kemudian pada Minggu (15/8/2021) sekitar pukul 13.00 Wita ikut turun melakukan pencarian di sekitar tebing tempat korban hilang.
Baca juga: Horor! Kecapekan, Relawan Pemakaman Jenazah COVID-19 Tidur di Kuburan
Sekitar pukul 14.00 korban ditemukan pingsan di salah satu mulut gua peninggalan Jepang yang berada di tebing samping Hotel Sintesa Peninsula yang dahulu merupakan bekas RS Gunung Wenang Manado.
Lihat Juga :