Dapat 2 Rekor MURI, Wabup Madina Atika: Saya Jadikan Ini Motivasi
Minggu, 15 Agustus 2021 - 10:07 WIB
Atika mengaku rekor MURI yang didapatnya bakal menjadi motivasi untuk membangun Madina lebih baik. Menurutnya, rekor ini tidak akan berarti apa-apa jika tidak diimbangi dengan kinerjanya yang baik.
“Saya jadikan ini motivasi. Rekor ini bukan tujuan utama, tetapi sebagai pengingat akan responsibilitas, dorongan untuk saya berinovasi dalam pembangunan daerah yang kami pimpin. Tentu rekor ini akan dengan sendirinya pudar apabila tidak diimbangi dengan perubahan berarti,” kata Atika.
Perempuan muda ini menambahkan, rekor Muri menjadi bukti bahwa siapapun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin pemerintahan dan berusaha memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat. Dia pun berharap, amanah ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik di Mandailing Natal.
“Pencatatan rekor ini juga menjadi tambahan motivasi untuk mempertanggungjawabkan secara profesional bahwa usia bukanlah halangan menjadi seorang pemimpin pada jabatan eksekutif. Pencatatan dengan kriteria gender menjadi satu poin penting sebagai bukti kedewasaan demokrasi di Indonesia, terutama di Madina," ujar Atika.
"Ini juga akan menjadi tanggung jawab pribadi saya untuk membuktikan bahwa usia dan jenis kelamin tidak menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya mohon doa seluruh masyarakat Madina agar kami bisa mengemban amanah dengan baik dan menghadirkan kebijakan-kebijakan yang bertumpu pada kepentingan masyarakat,” tambahnya. Baca: Patroli Skala Besar, Puluhan Pemuda Asyik Nongkrong Jalani Swab Antigen.
“Saya jadikan ini motivasi. Rekor ini bukan tujuan utama, tetapi sebagai pengingat akan responsibilitas, dorongan untuk saya berinovasi dalam pembangunan daerah yang kami pimpin. Tentu rekor ini akan dengan sendirinya pudar apabila tidak diimbangi dengan perubahan berarti,” kata Atika.
Perempuan muda ini menambahkan, rekor Muri menjadi bukti bahwa siapapun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin pemerintahan dan berusaha memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat. Dia pun berharap, amanah ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik di Mandailing Natal.
“Pencatatan rekor ini juga menjadi tambahan motivasi untuk mempertanggungjawabkan secara profesional bahwa usia bukanlah halangan menjadi seorang pemimpin pada jabatan eksekutif. Pencatatan dengan kriteria gender menjadi satu poin penting sebagai bukti kedewasaan demokrasi di Indonesia, terutama di Madina," ujar Atika.
"Ini juga akan menjadi tanggung jawab pribadi saya untuk membuktikan bahwa usia dan jenis kelamin tidak menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya mohon doa seluruh masyarakat Madina agar kami bisa mengemban amanah dengan baik dan menghadirkan kebijakan-kebijakan yang bertumpu pada kepentingan masyarakat,” tambahnya. Baca: Patroli Skala Besar, Puluhan Pemuda Asyik Nongkrong Jalani Swab Antigen.
Lihat Juga :