Pemeriksaan Genital Calon Prajurit Jadi Polemik, ISESS: Panglima TNI Sudah Miliki Juknis
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 20:28 WIB
Foto ilustrasi SINDOnews
JAKARTA - Pemeriksaan genital pada seleksi penerimaan prajurit , baik bagi laki-laki maupun perempuan, menuai pro dan kontra. Sejauh ini, TNI sudah menerapkan prosedur pemeriksaan genital sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada seleksi penerimaan personel di tiap jenjang.
Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, dirinya tidak setuju kalau prosedur pemeriksaan genital dihapus. Baca juga: Viral! Penyuntikan Vaksin Diduga Kosong, Pemprov DKI Bantah Terlibat
"Prosedur ini (pemeriksaan genital) memang menuai polemik yang terkait dengan isu keperawanan sebagai syarat bergabung dalam Korps Wanita TNI . Sejumlah kalangan termasuk pegiat HAM menilai hal itu tidak relevan dan diskriminatif," ujar Khairul Fahmi, Sabtu (14/8/2021).
Menurut Khairul, polemik pemeriksaan genital pada dasarnya lebih diakibatkan minimnya penjelasan menyangkut persoalan prosedur pemeriksaan kesehatan dalam seleksi personel.
Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, dirinya tidak setuju kalau prosedur pemeriksaan genital dihapus. Baca juga: Viral! Penyuntikan Vaksin Diduga Kosong, Pemprov DKI Bantah Terlibat
"Prosedur ini (pemeriksaan genital) memang menuai polemik yang terkait dengan isu keperawanan sebagai syarat bergabung dalam Korps Wanita TNI . Sejumlah kalangan termasuk pegiat HAM menilai hal itu tidak relevan dan diskriminatif," ujar Khairul Fahmi, Sabtu (14/8/2021).
Menurut Khairul, polemik pemeriksaan genital pada dasarnya lebih diakibatkan minimnya penjelasan menyangkut persoalan prosedur pemeriksaan kesehatan dalam seleksi personel.
Lihat Juga :