Pengguna Mobil Pribadi Punya 2 Kendaraan, Ganjil Genap Dinilai Kurang Efektif

Rabu, 11 Agustus 2021 - 12:17 WIB
"Harapan saya agar pandemi ini bisa cepat selesai. Karena pasti pendapatan kita berkurang, tapi ya rejeki sudah ada yang mengatur," kata Suharso.

Sementara itu, Ari (56) warga Kebon Jeruk Jakarta Barat yang juga pengemudi mobil pribadi mengaku tidak mempermasalahkan ganjil genap yang diberlakukan pemerintah.

"Saya tidak masalah ada ganjil genap. Karena saya punya dua kendaraan mobil dengan plat nomor ganjil dan genap. Paling tidak dengan adanya ganjil genap ini mengurangi kepadatan mobil di jalan ibukota juga mengurangi polusi," kata Ari.

Ia menyebutkan kebijakan tersebut tidak akan membuat transportasi umum jadi padat karena masih ada peraturan WFH dari masing-masing kantor di masa PPKM Level 4 ini.

"Kalau bisa gak usah ada PPKM lagi. Pengen kembali normal seperti sebelum pandemi. Sudah bosan dan capek dengan PPKM," tambah Ari.

Sedangkan pengemudi mobil pribadi lainnya, Een (58) warga Semper Jakarta Utara mengaku tidak mempermasalahkan kebijakan ganjil genap. Baca juga: Ganjil Genap di Jakarta Bakal Diterapkan pada 12-16 Agustus
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!