Antisipasi Kasus Covid-19 Melonjak, Kota Bogor Dirikan Rumah Sakit Lapangan

Selasa, 10 Agustus 2021 - 12:01 WIB
Pemkot Bogor kembali membuat RS Lapangan untuk pasien covid-19 bergejala ringan hingga sedang di Asrama Internasional IPB University.Foto/Istimewa/Pemkot Bogor
BOGOR - Pemkot Bogor kembali membuat RS Lapangan untuk pasien covid-19 bergejala ringan hingga sedang di Asrama Internasional IPB University. Tempat ini adalah hasil dari kolaborasi dengan IPB University dan RS Ummi Kota Bogor yang memiliki fasilitas 44 ruangan perawatan isolasi.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Kota Bogor dan daerah lainnya sempat mengalami lonjakan kasus Covid-19 luar biasa pada akhir Juni 2021."Saya ingat 25 Juni 2021 Kota Bogor mulai SOS. Saya bilang Kota Bogor tidak baik-baik saja. Sangat mengkhawatirkan. Kekurangan peti mati, kelangkaan oksigen dan antrean di mana-mana, ambulans setiap menit lewat, suasana sangat mencekam saat itu," kata Bima dalam keterangannya, Selasa (10/8/2021).



Dengan mengucap syukur Bima menambahkan fase tersebut sudah bisa dilewati, meski belum aman sepenuhnya dan harus tetap waspada. Saat ini, data di Kota Bogor menunjukan kondisi membaik yakni Bed Occupancy Rate (BOR) hanya 43% dan kasus harian sempat hanya di angka 100-an.

"Tapi we never know. Apakah ini akan terus membaik? Atau banyak ahli sampaikan bahwa kita harus hati-hati akan ada kecenderungan multiple varian? Jadi, kalau setelah delta ini tidak ada lagi yang lain, Insya Allah kita recovered. Tapi kalau ada varian yang lain, misalnya setelah delta ada lagi dan lagi, nafas kita betul-betul harus panjang," ungkap Bima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!