Cari Kerja Sulit, Pendatang Diminta Jangan Datang ke Tangsel

Jum'at, 29 Mei 2020 - 00:20 WIB
Pemkot Tangsel masih membuka diri terhadap para pendatang baru dari luar daerah yang ingin mengadu nasib.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi.dok
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), masih membuka diri terhadap para pendatang baru dari luar daerah yang ingin mengadu nasib. Namun, sebaiknya para pendatang tersebut sudah memiliki keterampilan kerja dan tujuan tempat tinggal.

Sehingga, setibanya di Tangsel, mereka tidak menjadi gelandangan atau bahkan terlibat tindak kriminal jalanan. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, Dedi Budiawan mengatakan, pasca-Lebaran 2020, angka urbanisasi di Tangsel ada penurunan.



"Belum bisa diprediksi karena saat ini masih berlangsung. Tapi bisa dipastikan hanya sekira 25% dari tahun lalu yang bisa 100.000-an. Umumnya, para pendatang itu ingin kerja di pabrik," kata Dedi di Serpong pada Kamis (28/5/2020).

Adapun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah diberlakukan di Tangsel, membawa pengaruh besar terhadap kedatangan para pencari kerja yang banyak berasal dari Jawa dan Lampung ke Tangsel."Imbauannya, ya tetap supaya jangan maksa datang karena pastinya sulit cari kerja saat pandemi kaya gini. Kalau datang harus resmi, dengan membawa surat pindah," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!