Pernah Jadi Penyimpanan Abu Jenazah Tentara Jepang, Begini Cerita Gereja Immanuel Jakarta

Selasa, 03 Agustus 2021 - 05:25 WIB
Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel Jakarta. Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
JAKARTA - Gedung Gereja Immanuel Jakarta awalnya dibangun untuk beribadat umat Protestan Lutheran dan Hervormd di Batavia. Hingga awal abad ke-19, masyarakat Protestan Hervormd tidak memiliki gereja.

Selama berpuluh tahun mereka terpaksa menggunakan salah satu ruangan yang terbuat dari bambu pada sebuah Sekolah Rendah di Weltevreden sekaligus diharuskan menggunakan ruang dalam sebuah gereja Portugis di Batavia.



Baca juga: Masuk Cagar Budaya, Pemprov DKI Lakukan Revitalisasi GPIB Immanuel Secara Hati-hati

Karena tidak memiliki gereja sendiri mereka merasa kurang nyaman dengan kondisi tersebut. Ditambah lagi karena sebagian besar masyarakat Eropa saat itu sudah berdiam di kawasan kota yang baru (Weltevreden) dan meninggalkan kota Batavia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!