Varian Delta Plus Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat di Rumah Saja
Jum'at, 30 Juli 2021 - 16:02 WIB
"Pengawasan, memang pemerintah di level 4 ini, membuka makan di warung kecil makan selama 20 menit, kami minta waktu yang ada dimanfaatkan," ujarnya. Baca: Pasien Covid-19 di DKI Terus Menurun, BOR Rumah Sakit Kini Capai 62 Persen
Politisi Partai Gerindra itu meminta warga untuk tetap berada di rumah saja. "Khusus makan, tidak nongkrong dan kongkow apalagi sambil ngobrol, tidak diperkenankan. Sekalipun dibolehkan makan di warung kami minta sebaiknya di rumah masing-masing. atau di tempat kerja masing-masing bagi yang diperkenankan bekerja," ungkapnya.
Sekadar informasi, Virus corona (Covid-19) varian 'Delta Plus' alias AY.1 dilaporkan sudah masuk Indonesia. Ada tiga kasus ditemukan di RI, tersebar di dua wilayah Indonesia, yakni Mamuju, Sulawesi Barat dan Jambi.
Varian AY.1 adalah turunan dari varian Delta yang masuk variant of concern WHO karena sifatnya yang mudah menular dan menimbulkan gejala berat. Satu hal yang membedakannya adalah ditandai dengan munculnya mutasi K417N.
Politisi Partai Gerindra itu meminta warga untuk tetap berada di rumah saja. "Khusus makan, tidak nongkrong dan kongkow apalagi sambil ngobrol, tidak diperkenankan. Sekalipun dibolehkan makan di warung kami minta sebaiknya di rumah masing-masing. atau di tempat kerja masing-masing bagi yang diperkenankan bekerja," ungkapnya.
Sekadar informasi, Virus corona (Covid-19) varian 'Delta Plus' alias AY.1 dilaporkan sudah masuk Indonesia. Ada tiga kasus ditemukan di RI, tersebar di dua wilayah Indonesia, yakni Mamuju, Sulawesi Barat dan Jambi.
Varian AY.1 adalah turunan dari varian Delta yang masuk variant of concern WHO karena sifatnya yang mudah menular dan menimbulkan gejala berat. Satu hal yang membedakannya adalah ditandai dengan munculnya mutasi K417N.
(hab)
Lihat Juga :