Tertahan Selama 24 Jam, Jenazah Pasien COVID-19 di RSUD Daya Makassar Membusuk
Rabu, 28 Juli 2021 - 20:59 WIB
Keterlambatan proses pemakaman terhadap jenazah pasien COVID-19 ini diduga karena tim satgas COVID-19 Provinsi Sulsel kewalahan saat mengurus banyaknya pasien COVID-19 yang meninggal dunia di tujuh rumah sakit berbeda di Makassar.
Diketahui jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan, korban meninggal dunia setelah menjalani isolasi mandiri di rumahnya usai dinyatakan positif COVID-19 dengan status orang tanpa gejala atau (OTG).
Baca juga: Hari Ini Kasus COVID-19 di Bali Pecahkan Hatrick
Humas RSUD Daya Kota Makassar, Wisnu Maulana menyebutkan, pada hari Minggu (25/7/2021), saat itu salah satu pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya meninggal dunia di RSUD Daya Makassar, kemudian petugas kesehatan melakukan proses pemulasaran terhadap jenazahtersebut.
Wisnu mengatakan, setelah melewati proses pemulasaraan, seharusnya jenazah segera dijemput untuk dimakamkan, yang menjemput adalah tim satgas COVID-19 provinsi.
Diketahui jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan, korban meninggal dunia setelah menjalani isolasi mandiri di rumahnya usai dinyatakan positif COVID-19 dengan status orang tanpa gejala atau (OTG).
Baca juga: Hari Ini Kasus COVID-19 di Bali Pecahkan Hatrick
Humas RSUD Daya Kota Makassar, Wisnu Maulana menyebutkan, pada hari Minggu (25/7/2021), saat itu salah satu pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya meninggal dunia di RSUD Daya Makassar, kemudian petugas kesehatan melakukan proses pemulasaran terhadap jenazahtersebut.
Wisnu mengatakan, setelah melewati proses pemulasaraan, seharusnya jenazah segera dijemput untuk dimakamkan, yang menjemput adalah tim satgas COVID-19 provinsi.
Lihat Juga :