Satpol PP Bogor Amankan Belasan Gay di Wisata Pemandian Air Panas
Selasa, 21 April 2020 - 07:45 WIB
ebanyak 16 lelaki yang diduga penyuka sesama jenis alias gay digerebek petugas gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
BOGOR - Sebanyak 16 lelaki yang diduga penyuka sesama jenis alias gay digerebek petugas gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Minggu (19/4/2020) dini hari. Mereka diduga sedang melakukan pesta seks di tempat wisata pemandian air panas Gunung Panjang, Kampung Kandang RT 01/ 05, Desa Cogreg, Kecamatan Parung.
“Masyarakat yang khawatir terhadap kerumunan itu berharap segera dibubarkan karena jelas melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan norma etika di masyarakat," ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Ruslan kemarin.
Camat Parung Yudi Santosa membenarkan adanya operasi penertiban terhadap 16 wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata Gunung Panjang Desa Cogreg tersebut. “Wisatawan yang diamankan berjumlah 16 orang diduga adalah kaum gay dari Jakarta dan Tangerang,” ungkap Yudi.
Dia menjelaskan, guna menghindari terjadinya tindakan yang tidak diinginkan, karena banyak warga berkumpul, 16 wisatawan tersebut langsung digelandang ke kantor Kecamatan Parung. Camat menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diduga kuat 16 wisatawan tersebut adalah satu komunitas gay dan melakukan kegiatan komunitas di tempat-tempat tertentu. “Hal ini diperkuat dengan bukti-bukti isi konten video dalam handphone mereka serta jawaban mereka saat dilakukan pemeriksaan,” papar Yudi.
“Masyarakat yang khawatir terhadap kerumunan itu berharap segera dibubarkan karena jelas melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan norma etika di masyarakat," ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Ruslan kemarin.
Camat Parung Yudi Santosa membenarkan adanya operasi penertiban terhadap 16 wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata Gunung Panjang Desa Cogreg tersebut. “Wisatawan yang diamankan berjumlah 16 orang diduga adalah kaum gay dari Jakarta dan Tangerang,” ungkap Yudi.
Dia menjelaskan, guna menghindari terjadinya tindakan yang tidak diinginkan, karena banyak warga berkumpul, 16 wisatawan tersebut langsung digelandang ke kantor Kecamatan Parung. Camat menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diduga kuat 16 wisatawan tersebut adalah satu komunitas gay dan melakukan kegiatan komunitas di tempat-tempat tertentu. “Hal ini diperkuat dengan bukti-bukti isi konten video dalam handphone mereka serta jawaban mereka saat dilakukan pemeriksaan,” papar Yudi.
Lihat Juga :